Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Kukuhkan 400 Siswa Baru SMAN 17 Palembang
BRITAPRESS.ID, PALEMBANG | SMA Negeri 17 Palembang mengukuhkan sekitar 400 siswa baru kelas X tahun pelajaran 2026/2027, Rabu (21/10/2026). Mengusung semangat “Berprestasi, Berinovasi, Berkarakter”, kegiatan ini menjadi penanda resmi bergabungnya para siswa sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 17 Palembang sekaligus memperkuat komitmen sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan, baik akademik maupun nonakademik.
Pengukuhan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para siswa untuk menjaga tradisi positif sekolah, menjunjung tinggi kedisiplinan dan integritas, serta membangun karakter dan akhlak yang baik selama menempuh pendidikan.
Kepala SMAN 17 Palembang, Rozali, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pengukuhan sebenarnya direncanakan berlangsung pada awal tahun pelajaran. Namun, pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada Oktober karena menunggu penyelesaian seragam jas yang dipesan para siswa.
“Untuk hari ini lebih kurang 400 siswa baru, baik putra maupun putri,” ungkapnya saat diwawancarai.
Selain prosesi pengukuhan, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswa terbaik yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan latihan dasar kepemimpinan (Latdis). Penghargaan berupa plakat tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan partisipasi siswa selama mengikuti kegiatan.
Pengumuman penghargaan sengaja dilakukan bersamaan dengan pengukuhan agar dapat disaksikan langsung oleh orang tua masing-masing siswa.
Perkuat Karakter Melalui Pembinaan Asrama
Dalam upaya membentuk karakter siswa, SMAN 17 Palembang turut mengoptimalkan pembinaan melalui kegiatan asrama. Dari sekitar 400 siswa baru tersebut, sebanyak 39 siswa berasal dari luar kota dan difasilitasi untuk mengikuti program asrama.
Keberadaan asrama diharapkan dapat membantu menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kebiasaan hidup yang teratur. Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembentukan kepribadian siswa.
“Pesan kami kepada anak-anak sebanyak lebih kurang 400 ini, yang pertama kami juga berharap kepada mereka semoga anak-anak ini menjaga kedisiplinan dan integritas SMAN 17 Palembang, supaya mereka punya tradisi lama yang baik, punya karakter yang baik, punya akhlak yang baik,” ujarnya.
Sekolah juga mendorong para siswa memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan potensi diri, termasuk asrama serta ruang multimedia interaktif yang dapat menunjang kegiatan belajar, termasuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Ia menegungkapkan bahwa sekolah akan mendapatkan lima smartboard baru untuk sekolah SMAN 17 Palembang dari Dinas Pendidikan sumsel pada tahun pelajaran ini. Namun, rincian mengenai peruntukan dan pemanfaatan perangkat tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Peluang ke Perguruan Tinggi
Rozali yang mulai bertugas pada 8 Juni 2026 itu juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta pembinaan siswa agar mampu meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit.
Ia menjelaskan, saat dirinya mulai menjabat, proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah memasuki tahap kedua atau gelombang kedua, menjelang pelaksanaan tes.
Menurutnya, mekanisme penerimaan pada tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahap kedua, SMAN 17 Palembang menggunakan aplikasi yang sama dengan sekolah-sekolah lain dalam sistem penerimaan tersebut.
Kondisi itu turut memengaruhi jumlah pendaftar karena calon siswa yang telah dinyatakan lulus di sekolah lain pada tahap pertama tidak dapat kembali mengikuti seleksi melalui mekanisme yang sama.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan dan waktunya tidak bersamaan dengan sekolah-sekolah lain, sehingga mereka banyak yang mencoba untuk tes di SMA Negeri 17 Palembang. Sedangkan di tahun ini, sudah waktu dan aplikasinya sama,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, saat pelaksanaan tes tertulis atau tes kompetensi akademik, jumlah pendaftar belum memenuhi kuota yang diharapkan. Ketika itu, masih terdapat kekurangan sekitar 15 siswa.
Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan pengukuhan dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan pembinaan siswa.
“Kami sangat berharap kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membantu dan mendukung kegiatan ini, baik dalam pembinaan murid maupun mata pelajaran,” ujarnya.
Rozali turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SMAN 17 Palembang. Kepercayaan tersebut, menurutnya, merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Pihak sekolah akan berupaya maksimal membimbing siswa agar berkembang, baik dari sisi akademik maupun nonakademik. Namun, pembinaan siswa yang tinggal di asrama juga membutuhkan sinergi dengan orang tua, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, laundry, dan keperluan lainnya yang belum seluruhnya dapat ditanggung oleh anggaran sekolah.
Padukan Pendidikan Akademik, Kedisiplinan, dan Keagamaan
Untuk mendukung cita-cita siswa, sekolah menerapkan pola pembinaan yang memadukan penguatan akademik, kedisiplinan, dan pendidikan keagamaan. Menurut Rozali, sebagian besar siswa memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran. Selain itu, sekolah juga mendorong siswa yang berminat meniti karier di bidang kedinasan, termasuk kepolisian dan Akademi Kepolisian (Akpol).
“Kami berharap ke depannya anak-anak yang menempuh pendidikan di SMA Negeri 17 Palembang ini mendapatkan tempat di perguruan tinggi yang baik dan dinas yang baik, baik itu kepolisian maupun Akpol,” ungkapnya.
Dalam program pembinaan asrama, siswa mengikuti kegiatan ibadah, termasuk salat tahajud, serta pembinaan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Siswa yang mengikuti program tersebut juga ditargetkan menyelesaikan khataman Al-Qur’an selama menjalani pembinaan.
Melalui pembinaan yang terintegrasi, sekolah berharap para siswa mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, serta memiliki karakter yang kuat sebagai bekal melanjutkan pendidikan maupun meniti karier pada masa mendatang.
“Harapan kami, mari kita bekerja sama dengan orang tua dan pihak sekolah untuk terus bersinergi dalam hal apa pun demi memperjuangkan masa depan anak-anak yang ada di SMAN 17 Palembang,” ujarnya.
“Saya berharap ke depannya anak-anak yang menempuh pendidikan di SMAN 17 Palembang bisa diterima di perguruan tinggi yang baik maupun sekolah kedinasan, baik di bidang kepolisian maupun Akpol. Anak-anak di sini mayoritas ingin masuk Fakultas Kedokteran. Mudah-mudahan cita-cita mereka dapat tercapai,” lanjutnya.
Ia berkeyakinan bahwa anak-anak ini akan berhasil. Sebab, setiap hari mereka melaksanakan salat tahajud dan memiliki program menghafal Al-Qur’an 30 juz. Selama menjalani pembinaan di asrama selama satu tahun, mereka ditargetkan dapat mengkhatamkan Al-Qur’an.
Selain kegiatan keagamaan, mereka juga mengikuti kelas malam atau pendalaman materi. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 20.00 hingga 22.00 WIB untuk membahas soal-soal esensial sebagai persiapan akademik.
“Dengan pembinaan tersebut, saya berkeyakinan bahwa anak-anak ini, insyaallah, akan berhasil ketika menyelesaikan pendidikan di SMAN 17 Palembang. Amin,” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., mengukuhkan sekitar 400 murid baru kelas X SMA Negeri 17 Palembang tahun pelajaran 2026/2027.
“Dengan ini mengukuhkan 400 murid SMA Negeri 17 Palembang tahun ajaran 2026 tahun 2027, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu memberikan kemudahan kepada kita semua, aamiin,” tutupnya. (MR)
























