OKUS

Menguatkan Harapan di Tengah Perjuangan, Ibu Bupati OKU Selatan Beri Semangat Bocah Pejuang Leukemia

×

Menguatkan Harapan di Tengah Perjuangan, Ibu Bupati OKU Selatan Beri Semangat Bocah Pejuang Leukemia

Sebarkan artikel ini

Menguatkan Harapan di Tengah Perjuangan…!! Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati OKU Selatan Jenguk Bocah Penderita Leukemia di Palembang

BERITAPRESS,ID, OKU SELATAN | Wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Ibu Bupati OKU Selatan bersama Ibu Wakil Bupati secara langsung menjenguk seorang warga yang tengah berjuang melawan penyakit Leukemia (kanker darah) di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan moril kepada Muhammad Ubaidillah Adz-Dzikri (7), seorang siswa UPT SD Negeri Sukajaya, Kecamatan Buay Rawan, yang saat ini sedang menjalani serangkaian pengobatan dan kemoterapi akibat penyakit yang dideritanya.

Kedatangan Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati disambut hangat oleh keluarga pasien. Kehadiran keduanya memberikan semangat tersendiri bagi keluarga yang tengah menghadapi masa sulit dalam mendampingi proses pengobatan sang buah hati.

Muhammad Ubaidillah Adz-Dzikri merupakan warga Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan. Sejak didiagnosis menderita Leukemia pada Mei 2025, ia harus menjalani pengobatan intensif dan kemoterapi secara rutin dalam jangka waktu yang panjang.

Selain perjuangan melawan penyakit, keluarga juga dihadapkan pada berbagai kebutuhan biaya, mulai dari perawatan medis, kontrol kesehatan, pembelian obat-obatan, transportasi, hingga kebutuhan penunjang lainnya selama proses pengobatan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bupati menyampaikan rasa prihatin dan dukungan kepada keluarga pasien agar tetap kuat menghadapi cobaan yang sedang dialami.

” Kami hadir untuk memberikan semangat dan dukungan kepada ananda Ubaidillah serta keluarga. Pemerintah daerah turut merasakan apa yang sedang dirasakan masyarakat. Semoga ananda diberikan kekuatan, kesembuhan, dan dapat kembali beraktivitas seperti anak-anak lainnya,” ujar Ibu Bupati.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama kepada warga yang sedang menghadapi ujian kesehatan dan keterbatasan ekonomi.

” Kepedulian dan kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang kita miliki. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, guru tempat Ubaidillah menimba ilmu, Evi Linawati, S.Pd.SD, mengungkapkan bahwa pihak sekolah turut memberikan perhatian dan dukungan sejak siswa tersebut pertama kali diketahui menderita Leukemia.

” Kami bersama dewan guru telah beberapa kali menjenguk ananda, termasuk saat masih menjalani perawatan di RSUD Muaradua. Kami semua mendoakan agar ananda kuat melawan penyakitnya dan dapat segera pulih sehingga bisa kembali belajar bersama teman-temannya,” tuturnya.

Menurut Evi, setelah menjalani perawatan di RSUD Muaradua, Ubaidillah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

Di tengah perjuangan yang masih panjang, keluarga berharap adanya dukungan dari para dermawan dan masyarakat luas agar proses pengobatan dapat terus berjalan dengan baik.

Tokoh masyarakat yang peduli terhadap kondisi pasien, Bung Fery, turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membantu dan mendoakan kesembuhan Ubaidillah.

“Mari kita ulurkan tangan untuk membantu sesama. Setiap bantuan, sekecil apa pun nilainya, akan menjadi harapan besar bagi kesembuhan dan masa depan ananda. Tidak akan berkurang harta seseorang karena bersedekah,” katanya.

Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga dapat meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi cobaan.

“Satu donasi, satu harapan, satu langkah menuju kesembuhan. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala berlipat ganda, kesehatan, dan keberkahan hidup,” pungkasinya. (SR)