BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Anggota TNI berinisial P tewas usai diduga ditembak rekannya. Saat ini kasus tersebut tengah ditangani POM.
Peristiwa penembakan itu terjadi di sebuah tempat hiburan malam, Kafe Panhead, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 02.40 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan diduga bermula dari selisih paham antara korban dan pelaku saat berjoget di dalam kafe. Cekcok kemudian berlanjut menjadi perkelahian hingga pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Menanggapi kejadian tersebut, Aktivis Lentera Hijau Sriwijaya, Febri Zulian, meminta Pemerintah Kota Palembang segera melakukan evaluasi terhadap operasional tempat hiburan malam tersebut, termasuk meninjau legalitas dan izin usahanya.
Menurut Febri, insiden penembakan yang menewaskan pengunjung menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Palembang.
“Kami meminta Wali Kota Palembang turun tangan meninjau langsung operasional kafe tersebut, termasuk mengevaluasi izin usaha dan pengawasannya. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali terulang,” ujar Febri.
Ia juga menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam harus diperketat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam operasional malam hari. (ril)



























































