BERITAPRESS.ID, LAHAT | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat menyampaikan pernyataan sikap tegas menyusul peristiwa penganiayaan dan kekerasan terhadap jurnalis saat meliput aksi demonstrasi di depan Mapolda Sumatera Selatan.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua PWI Kabupaten Lahat, Ehdi Amin, bersama jajaran pengurus saat bersilaturahmi dengan Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto S.I.K., M.I.K., yang diwakili Kasat Intelkam Polres Lahat, AKP Ari Gusman, S.E., M.M., di Aula Sat Intel Polres Lahat.
Ketua PWI Kabupaten Lahat, Ehdi Amin, menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap insan pers merupakan ancaman nyata bagi kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat di Indonesia.
Dalam pernyataan sikap tersebut, PWI Kabupaten Lahat menyampaikan empat poin utama.
Pertama, menolak segala bentuk kekerasan. PWI Lahat mengecam dan menolak keras segala bentuk tindakan kekerasan terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Kedua, mendesak pengusutan tuntas. PWI Lahat mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas serta menindak tegas para pelaku kekerasan terhadap jurnalis saat meliput aksi demonstrasi di depan Mapolda Sumsel.
Ketiga, meminta pengungkapan aktor intelektual. PWI Lahat meminta kepolisian mengungkap dan menangkap aktor intelektual di balik terjadinya aksi kekerasan terhadap jurnalis tersebut.
Keempat, meminta penghormatan terhadap UU Pers. PWI Lahat meminta jajaran kepolisian memahami dan menghormati Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers demi terwujudnya sinergi yang harmonis dan profesional antara kepolisian dan insan pers.
PWI Lahat berharap kepolisian dapat menindaklanjuti persoalan tersebut secara profesional dan transparan agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada masa mendatang.
Menanggapi penyampaian sikap tersebut, Kapolres Lahat melalui Kasat Intel menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa kepolisian menyambut baik aspirasi yang disampaikan insan pers di Kabupaten Lahat.
“Kami menyerap aspirasi dan pernyataan sikap dari rekan-rekan PWI Kabupaten Lahat. Pernyataan sikap ini akan segera kami teruskan ke pimpinan di Polda Sumsel. Pada prinsipnya, Polri menghargai profesi jurnalis sebagai mitra strategis dan terus berkomitmen memperkuat sinergitas di lapangan.”
Pernyataan sikap tersebut diserahkan secara resmi sebagai bentuk solidaritas insan pers di Kabupaten Lahat dalam mendorong penegakan hukum serta perlindungan terhadap profesi jurnalis di Sumatera Selatan.
Laporan : Andes

























