Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

SMAN 4 Palembang Matangkan Persiapan TKA, Gladi Bersih Digelar Layaknya Ujian Sesungguhnya

×

SMAN 4 Palembang Matangkan Persiapan TKA, Gladi Bersih Digelar Layaknya Ujian Sesungguhnya

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | SMAN 4 Palembang terus mematangkan berbagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Gladi Bersih. Persiapan dilakukan mulai dari pelaksanaan Try Out (TO), kesiapan sarana dan prasarana, hingga imbauan kepada seluruh siswa untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

Waka Kurikulum SMAN 4 Palembang, Suherlin Setia Dewi, S.Pd., M.Si., mengatakan persiapan TKA diawali dengan pelaksanaan TO secara tatap muka di sekolah. Namun, kondisi cuaca dan kabut asap membuat sekolah juga menyesuaikan kegiatan pembelajaran melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem daring.

“Untuk kendala persiapan TKA nanti, Alhamdulillah sudah kita siapkan, baik dari perangkat komputer maupun kamera untuk pelaksanaannya. Pengawas silang juga sudah kita siapkan,” ujar Suherlin.

Menurutnya, pelaksanaan Gladi Bersih tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas, tetapi dibuat menyerupai pelaksanaan TKA yang sesungguhnya, termasuk jadwal dan mata pelajaran yang diujikan.

“Gladi ini benar-benar dilaksanakan seperti TKA sesungguhnya per mata pelajaran. Hari pertama Bahasa Indonesia dan Survei Karakter, hari kedua Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar, hari ketiga Matematika, dan hari terakhir untuk mata pelajaran pilihan 1 dan 2,” paparnya.

Dalam pelaksanaannya, siswa SMAN 4 Palembang menunjukkan antusiasme dengan hadir tepat waktu sesuai jadwal gelombang dan sesi yang telah ditentukan.

Dari seluruh peserta, hanya tiga siswa yang berhalangan hadir karena harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat dampak kabut asap. Sementara siswa yang telah menyelesaikan ujian pada sesinya diimbau untuk langsung pulang ke rumah sebagai upaya menjaga kesehatan.

Suherlin menjelaskan, persiapan Gladi Bersih dan TKA dilakukan secara mandiri melalui kolaborasi internal sekolah tanpa melibatkan pihak ketiga.

“Kita siapkan sendiri, murni kerja sama antara rekan guru, teknisi, proktor, serta siswa. Sebelum pelaksanaan, kita rutin sosialisasi dan menyampaikan imbauan setiap minggu agar siswa menjaga kesehatan, terutama di tengah padatnya jadwal mulai dari ASTS, TO, Gladi Bersih, hingga TKA pada 26 mendatang. Siswa juga diimbau memakai masker karena kondisi udara sudah berada di tingkat berbahaya,” tambahnya.

Sementara itu, pembelajaran bagi siswa kelas 10 dan 11 dialihkan melalui PJJ sesuai instruksi terkait kondisi kabut asap. Pembelajaran dilakukan menggunakan platform Zoom maupun Google Meet, sementara para guru tetap hadir di sekolah untuk memberikan materi secara daring.

Suherlin juga mengingatkan siswa agar tetap disiplin mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran meski dilakukan secara jarak jauh.

“Himbauan untuk anak-anak yang PJJ, tetap wajib mengikuti seluruh sesi pembelajaran. Jangan sampai tidak hadir saat guru melangsungkan PJJ di rumah,” tegas Suherlin. (MR)