Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Kualitas Udara Menurun, SMAN 11 Palembang Alihkan Kelas X dan XI ke PJJ

×

Kualitas Udara Menurun, SMAN 11 Palembang Alihkan Kelas X dan XI ke PJJ

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Menanggapi penurunan kualitas udara dan kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang dalam beberapa hari terakhir, SMAN 11 Palembang mengambil langkah untuk melindungi kesehatan peserta didik.

Pihak sekolah memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswa kelas X dan XI. Sementara itu, siswa kelas XII tetap mengikuti kegiatan di sekolah secara terbatas karena tengah menjalani agenda Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala SMAN 11 Palembang, Sunandar, S.Pd., M.Si., mengatakan kebijakan penyesuaian kegiatan belajar mengajar tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi udara serta keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

“Untuk hari ini, siswa kelas X yang merupakan rombongan belajar siang sudah kami infokan untuk melaksanakan PJJ dari rumah mulai pukul 12.30 WIB sesuai jadwal tatap muka. Sementara untuk kelas XI dan XII, karena sudah terlanjur hadir di sekolah, kegiatan tetap diselesaikan sampai pukul 12.00 WIB sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dibagikan agar tidak mubazir,” ujar Sunandar, Senin (5/10/2026).

Ia menjelaskan, mulai hari berikutnya seluruh siswa kelas X dan XI akan mengikuti PJJ secara penuh. Kebijakan tersebut juga diikuti dengan imbauan kepada orang tua atau wali murid agar turut mengawasi aktivitas anak selama berada di rumah.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar betul-betul memantau anak-anaknya di rumah selama PJJ. Pastikan anak tidak berkeliaran di luar rumah mengingat kondisi udara saat ini berbahaya. Jangan sampai dikira libur lalu biarkan anak main ke mana-mana, sementara sekolah berupaya menjaga kesehatan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan pembelajaran bagi siswa kelas XII tetap dilaksanakan di sekolah secara terbatas, khususnya untuk mengikuti Gladi TKA. Pelaksanaan gladi dilakukan dengan sistem pembagian sesi sebagai bagian dari persiapan menghadapi TKA utama yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November.

“Gladi TKA ini sifatnya wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas XII untuk kepentingan mereka sendiri, walaupun pelaksanaannya di lapangan tetap normatif dan fleksibel jika ada siswa yang berhalangan sakit. Kami berharap anak-anak kelas XII tetap semangat, menjaga stamina, serta selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” tambah Sunandar.

Kebijakan tersebut mendapat dukungan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 11 Palembang. Ketua OSIS SMAN 11 Palembang, Ahmad Rafa Atala, siswa kelas XII.3, menilai penyesuaian skema pembelajaran tersebut tepat dilakukan di tengah kondisi kualitas udara yang menurun.

“Masalah kabut asap ini memang butuh perhatian intensif. Jika kita cek skor kualitas udara belakangan ini, kondisinya memang sudah membahayakan. Menurut saya, kebijakan PJJ bagi kelas X dan XI sangat ideal agar pembelajaran tetap aman dan siswa fokus,” kata Rafa.

Menurut Rafa, pelaksanaan Gladi TKA bagi siswa kelas XII juga tetap dapat berjalan tertib dengan sistem pembagian sesi. Siswa hanya hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga aktivitas di sekolah dapat berlangsung secara teratur.

“Bagi siswa kelas XII yang mendapat jadwal sesi gladi hari itu tetap hadir ke sekolah, sedangkan sesi yang belum masuk bisa mengikuti PJJ di rumah. Kami dari pengurus OSIS juga mengajak teman-teman yang PJJ untuk memanfaatkan waktu belajar dari rumah sebaik-baiknya. Jangan jadikan kondisi cuaca ini sebagai alasan untuk santai atau bermain di luar yang dapat merugikan prestasi akademik kita sendiri,” tuturnya.

Ia menambahkan, meski terdapat penyesuaian jadwal akibat kondisi kabut asap, persiapan Gladi TKA di SMAN 11 Palembang sejauh ini telah mencapai sekitar 80 persen.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari peran para guru yang tetap memberikan pendampingan dan materi pembelajaran kepada siswa selama proses persiapan berlangsung.

Pihak sekolah berharap kondisi kualitas udara di Kota Palembang segera membaik sehingga kegiatan pembelajaran dapat kembali berjalan secara normal dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah. (MR)