NewsOKUSOlahraga

Bangun Pondasi Anggar dari Sekolah, Jos Akherman Siapkan Regenerasi Atlet OKU Selatan Menuju Porprov 2027

×

Bangun Pondasi Anggar dari Sekolah, Jos Akherman Siapkan Regenerasi Atlet OKU Selatan Menuju Porprov 2027

Sebarkan artikel ini

BERITAPERSS, ID OKU Selatan—  Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kabupaten OKU Selatan, Jos Akherman, mulai membangun fondasi pembinaan olahraga anggar dari lingkungan sekolah sebagai strategi jangka panjang mencetak atlet berprestasi. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic dan ekshibisi bertajuk Fencing Goes to School yang digelar di SD Negeri 03 Muaradua, Selasa (28/7/2026).

Program ini menjadi tonggak awal pengembangan cabang olahraga anggar di Kabupaten OKU Selatan. Bukan sekadar memperkenalkan olahraga yang masih tergolong baru di tengah masyarakat, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menciptakan sistem pembinaan berkelanjutan melalui peran guru pendidikan jasmani sebagai ujung tombak pencarian dan pembinaan bibit atlet sejak usia dini.

Sebagai bentuk dukungan terhadap langkah tersebut, jajaran Pengurus Provinsi IKASI Sumatera Selatan hadir langsung memberikan pendampingan, di antaranya Ketua Umum Pengprov IKASI Sumsel Lukman Ahmady, B.A., Sekretaris IKASI Sumsel Agista Andani, serta Bidang Kepelatihan IKASI Sumsel Rian Apridhani. Kegiatan juga diikuti para guru olahraga dari sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Muaradua.

Ketua IKASI OKU Selatan, Jos Akherman, mengatakan pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, regenerasi atlet harus dimulai dari usia sekolah agar daerah memiliki stok atlet yang mampu bersaing pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.

” Melalui program ini kami ingin membangun pondasi pembinaan anggar di OKU Selatan. Guru olahraga menjadi mitra strategis karena mereka yang nantinya akan mengenalkan sekaligus membimbing anak-anak di sekolah. Dari proses inilah kami berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama OKU Selatan berprestasi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” ujar Jos.

Ia menegaskan, Fencing Goes to School bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bagian dari visi besar IKASI OKU Selatan untuk membangun ekosistem pembinaan anggar yang terstruktur dan berkesinambungan. Dengan melibatkan sekolah sebagai basis pembinaan, peluang menemukan talenta-talenta muda dinilai akan semakin terbuka.

Menurut Jos, kehadiran langsung pengurus dan pelatih IKASI Sumatera Selatan menjadi suntikan semangat sekaligus kesempatan berharga bagi daerah untuk memperoleh transfer ilmu kepelatihan yang nantinya dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah.

Sementara itu, Ketua Umum IKASI Sumatera Selatan, Lukman Ahmady, mengapresiasi langkah cepat IKASI OKU Selatan yang mulai serius membangun pembinaan anggar dari akar rumput. Ia menilai pembinaan usia dini merupakan kunci melahirkan atlet yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang. Tahun depan akan digelar Porprov Sumatera Selatan 2027 dan cabang olahraga anggar kembali dipertandingkan. Kami berharap OKU Selatan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat bersaing pada ajang tersebut,” katanya.

Lukman menambahkan, sekolah menjadi fondasi paling efektif dalam memperluas pengenalan olahraga anggar sekaligus memperbesar peluang munculnya atlet-atlet baru dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Pada sesi coaching clinic, Bidang Kepelatihan IKASI Sumsel, Rian Apridhani, memberikan materi mengenai teknik dasar anggar, mulai dari posisi tubuh, kuda-kuda, sikap dasar hingga gerakan awal yang benar. Materi tersebut diberikan kepada para guru olahraga agar memiliki bekal dalam memperkenalkan cabang olahraga anggar kepada para siswa secara tepat dan aman.

Menurut Rian, konsep Fencing Goes to School dipilih karena pembinaan usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi prestasi olahraga. Ia berharap kejayaan anggar Sumatera Selatan yang pernah menjadi salah satu kekuatan nasional dapat kembali terbangun melalui lahirnya atlet-atlet muda dari berbagai kabupaten, termasuk OKU Selatan.

Melalui program tersebut, IKASI OKU Selatan di bawah kepemimpinan Jos Akherman menunjukkan keseriusannya membangun masa depan olahraga anggar dari ruang-ruang kelas.

Langkah ini menjadi investasi jangka panjang yang tidak hanya memperluas pengenalan anggar di kalangan pelajar, tetapi juga membuka jalan lahirnya generasi atlet baru yang siap mengharumkan nama OKU Selatan pada Porprov Sumsel 2027 maupun ajang yang lebih tinggi.(SR)