Pendidikan

Cik Ujang: Ijazah Saja Tak Cukup Hadapi Persaingan Global

×

Cik Ujang: Ijazah Saja Tak Cukup Hadapi Persaingan Global

Sebarkan artikel ini
47 Tahun UMP, Saat Ijazah Tak Lagi Cukup, Karakter Jadi Penentu, Tetap Komit Lahirkan Lulusan Berilmu, Brakhlak dan  Kompetitif.
BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | “Ijazah saja tak cukup” menjadi pesan utama yang disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang saat menghadiri Milad ke-47 dan Wisuda ke-80 Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) di Grand Ballroom Wyndham Hotel Palembang, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus dibekali karakter, kreativitas, dan kemampuan berinovasi untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Di tengah gemerlap toga dan senyum para wisudawan, terselip sebuah kenyataan yang kini dihadapi dunia kerja. Jika dulu selembar ijazah kerap dianggap tiket menuju masa depan, kini tantangannya jauh lebih kompleks. Dunia bergerak cepat, teknologi berkembang tanpa menunggu, sementara kebutuhan akan sumber daya manusia terus berubah dari waktu ke waktu.

Karena itu, Cik Ujang menilai generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik. Mereka juga dituntut memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, semangat berkolaborasi, serta keberanian menciptakan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.

“Semoga di usia yang semakin matang ini, Universitas Muhammadiyah Palembang terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, berkemajuan, dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta berdaya saing global,” ujar Cik Ujang.

Menurutnya, pendidikan tetap menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul. Namun perkembangan teknologi, transformasi digital, dan kompetisi global menuntut lulusan memiliki nilai tambah yang tidak bisa diukur hanya dari nilai akademik.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Universitas Muhammadiyah Palembang yang selama ini berperan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembinaan nilai-nilai keislaman.

Lebih lanjut, Cik Ujang mengatakan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk menciptakan SDM yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Menutup sambutannya, ia berpesan agar para wisudawan dan wisudawati menjadi generasi yang mampu membuka peluang, menciptakan solusi, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Pegang teguh nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan pengabdian. Jadilah duta almamater yang membanggakan serta agen perubahan bagi kemajuan Sumatera Selatan dan Indonesia,” tegasnya. (***)/one