BERITAPRESS.ID, REJANG LEBONG | Memeriksa kesiapan lokasi dan fisik sumber benih kebun entres kopi robusta untuk kebutuhan Bengkulu I (Rejang Lebong) dan Bengkulu IV (Bengkulu Selatan), Tenaga Ahli Menteri (TAM) Pertanian RI, Brigjen TNI Arief Hendro Jatmiko, mengunjungi pusat pembibitan, pembesaran kopi robusta di Desa Karang Anyar, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Rabu (20/5/2026).
Padatnya jadwal rangkaian kegiatan Jenderal bintang satu tersebut, sehingga tiba di lokasi pembibitan kebun entres kopi robusta pada pukul 17.30 WIB.
Sebelumnya diketahui Brigjen Arief dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Kunker Brigjen Arief itu memastikan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 1200 Ha di Desa Tanjung Gelang berjalan sesuai rencana.
Turut serta dalam rombongan Kunker dan mendampingi Brigjen Arief antara lain Kepala BRMP Bengkulu, Kabid Tanaman Pangan dan holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Kabidbun Dinas Pertanian Rejang Lebong, Direktur CV Alam Hijau Lestari (AHL) Sahrudin, Manager CV AHL Azan Mandala Suman Pera, SP, dan rombongan.
Di lokasi pembibitan dan pembesaran kopi robusta, Brigjen Arief berdecak kagum melihat hamparan hijau kebun entres yang tumbuh subur dan cukup nutrisi.

Diiringi rombongan TAM Brigjen Arief tampak berkeliling lokasi kebun entres kopi robusta sambil melakukan wejangan kepada pelaksana kegiatan pembesaran benih yaitu Direktur CV AHL, Sahrudin dan jajaran.
Kepada TAM Brigjend Arief dan rombongan, Direktur CV Alam Hijau Lestari, Sahrudin menjelaskan di kebun entres tersebut terdapat klon-klon kopi robusta, antara lain;
1. Klon Sehasence : Jumlahnya 2.111 batang.
2. Klon Sintaro 1 : Jumlah 2.216 batang.
3. Klon Sintaro 2 : Jumlah 1.984 batang.
4. Klon Sintaro 3 : Jumlah 2.028 batang.
“Luas lahan kebun entres ini 1 Ha. Dengan jarak tanam 1 x 0,5 meter, ditanam pada tahun 2019”, timpal Sahrudin.
Lahan kebun entres merupakan milik, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu.
Lebih lanjut Sahrudin menjelaskan pihaknya selaku pelaksana kegiatan pembesaran stek berakar telah menyediakan lahan seluas 22.500 M2 (red; dua seperempat hektar).
“Sehingga dapat memenuhi kebutuhan 400 ribu batang bibit kopi robusta unggul dengan pola stek berakar”, timpalnya.
Sebagai tambahan informasi Brigjen TNI Arief Hendro Jatmiko menjabat sebagai salah satu Perwira TNI Pendamping dan Tenaga Ahli Menteri Pertanian. Dalam struktur Kementan, beliau banyak ditugaskan untuk mengawal dan mengoordinasikan program-program strategis ketahanan pangan nasional secara langsung di lapangan.
Tugas pokok Brigjen Arief membantu Kementerian Pertanian dalam mengakselerasi program strategis seperti Perluasan Areal Tanam (PAT), optimasi lahan, dan cetak sawah baru di daerah.
Brigjen Arief kerap ditugaskan untuk memimpin dan memonitor rapat koordinasi (Rakor) terkait Luas Tambah Tanam (LTT) dan kondisi cetak sawah, bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dan instansi terkait.
Jabatan Tenaga Ahli Menteri Pertanian diisi oleh sejumlah perwira tinggi TNI serta akademisi, di mana Brigjen TNI Arief Hendro Jatmiko bertugas khusus mengawasi dan menyukseskan program swasembada pangan yang dijalankan oleh pemerintah. (RA)



























































