BERITAPRESS.ID, FAKFAK | Kepala Distrik Kayauni, Stepanus Wagab, mengambil langkah tegas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang transparan dan akuntabel. Saat ini, seluruh papan informasi penggunaan dana kampung telah resmi terpasang di sembilan kampung yang berada di wilayah administratif Distrik Kayauni.
Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Kepala Distrik agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pengawasan anggaran. Stepanus menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan agar setiap rupiah yang dikucurkan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh warga.
”Tanpa terkecuali, sembilan kampung yang ada di Distrik Kayauni wajib memasang papan informasi dana kampung. Hal ini penting agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas berapa anggaran yang masuk dan untuk apa saja anggaran tersebut digunakan,” tegas Stepanus saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).
Menurut Stepanus, pemasangan papan informasi ini adalah bentuk komitmen pemerintah distrik dalam mendukung program pemerintah pusat terkait transparansi dana desa/kampung. Dengan adanya papan informasi yang dapat diakses publik, diharapkan tidak ada lagi kecurigaan atau kesalahpahaman antara pemerintah kampung dan masyarakatnya.
”Prinsipnya adalah transparansi. Jika masyarakat mengetahui rencana dan realisasi anggaran, mereka akan lebih tenang dan bisa ikut menjaga pembangunan di kampungnya masing-masing. Ini juga menjadi alat kontrol agar penggunaan anggaran tetap sesuai dengan peruntukannya dan tepat sasaran,” tambahnya.
Kepala Distrik juga menekankan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi jika ada kampung yang tidak menjalankan instruksi ini. Baginya, keterbukaan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Hingga saat ini, monitoring di lapangan menunjukkan bahwa kesembilan papan informasi tersebut telah terpasang di lokasi yang strategis dan mudah dibaca oleh warga di setiap kampung. Masyarakat pun menyambut baik langkah ini karena dianggap memberikan kemudahan bagi mereka untuk memantau langsung pembangunan yang berjalan di lingkungan mereka sendiri, (IB).



























