BERITAPRESS, ID FAKFAK/Semangat gotong royong bukan sekadar slogan di Kabupaten Fakfak. Pada Selasa pagi (10/2/2026), pesisir Pantai Reklamasi hingga sudut-sudut pasar di Distrik Fakfak mendadak riuh oleh aksi nyata ratusan warga dan aparat. Mengambil titik awal di Taman RTH Ma’ruf Amin, aksi kerja bakti besar-besaran ini menjadi bukti kuatnya soliditas lintas sektor di “Kota Pala”.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT ini bukan tanpa alasan. Aksi ini merupakan pengejawantahan langsung dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI. Fokusnya jelas: memperkuat ketahanan nasional melalui pemeliharaan ruang publik dan kebersihan lingkungan yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menekankan bahwa kebersihan pesisir dan pasar adalah pertaruhan harga diri daerah.
“Pantai reklamasi dan pasar adalah wajah kita. Kebersihan dan penataannya adalah cerminan karakter masyarakat Fakfak. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kolektif kita bersama,” tegas Donatus di hadapan 271 peserta gabungan.
Setelah apel dan pembagian sektor yang dikoordinasikan oleh Kodim 1803/Fakfak, para peserta yang terdiri dari TNI-Polri, ASN, pelajar, pramuka, hingga masyarakat umum langsung bergerak menyisir lima lokasi vital yakni Taman RTH Ma’ruf Amin (Pusat interaksi warga) Pasar Thumburuni (Jantung ekonomi daerah) Pasar Ikan Tanjung Wagom, Pasar Kelapa Dua,Sepanjang Jalan Izaak Telussa (Urat nadi transportasi kota).
Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, S.E., M.H., melalui Wakapolres Kompol Henderjetha H. Yassu, SH, menyampaikan bahwa lingkungan yang tertata memiliki kaitan erat dengan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
”Lingkungan yang bersih dan tertib berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan warga. Sinergi ini menunjukkan bahwa saat kita bersatu, perubahan positif bisa langsung dirasakan,” ujarnya.
Aksi ini mengirimkan pesan kuat dari Timur Indonesia: bahwa gotong royong adalah fondasi kesejahteraan, dan menjaga alam adalah cara terbaik menghormati masa depan. (IB).







































