Sumsel

Ramadan Dekat, Sumsel Perketat Pasokan Pangan Strategis

×

Ramadan Dekat, Sumsel Perketat Pasokan Pangan Strategis

Sebarkan artikel ini

BERITA PRESS, PALEMBANG | Ramadan tinggal hitungan hari, dan warga Sumatera Selatan mulai mempersiapkan kebutuhan sahur dan buka puasa.

Di pasar tradisional, ibu-ibu menghitung belanjaan dengan cermat, sementara pedagang sibuk menata stok cabai, daging sapi, dan bawang merah.

Permintaan meningkat, meski harga pangan masih relatif stabil. Beberapa pedagang mengaku harus ekstra hati-hati mengatur stok agar cukup hingga Ramadan tiba.

Truk logistik terkadang tertahan di jalan provinsi, memperlambat distribusi ke pasar pinggiran, sehingga beberapa pedagang menyesuaikan jumlah barang yang dijual.

Warga menyesuaikan belanjaan mereka. Beberapa membeli lebih sedikit, sementara yang lain mencari alternatif bahan pokok agar menu Ramadan tetap lengkap.

Konsumen juga diingatkan untuk memperhatikan kualitas dan keamanan pangan, terutama di tengah permintaan tinggi.

Distribusi pangan menjadi sorotan utama. Wilayah dengan surplus didorong menyalurkan stok ke daerah yang rawan kekurangan.

Tujuannya menjaga pasokan tetap merata, mencegah potensi lonjakan harga, dan memastikan masyarakat dapat berbelanja tanpa kekhawatiran.

Pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipatif. Pusat logistik lokal diperintahkan memastikan stok mencukupi, sementara sistem pemantauan pasar tradisional dan modern (early warning system) mulai diaktifkan.

Langkah ini diharapkan menjaga stabilitas pasokan, distribusi lancar, dan daya beli masyarakat tetap aman.

Situasi ini menciptakan tekanan nyata menjelang Ramadan. Warga berharap strategi pemerintah efektif agar kebutuhan pokok tersedia tanpa gangguan.

Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan koordinasi cepat antara pemerintah dan pedagang mampu menahan fluktuasi pasar di bulan puasa.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel menekankan pentingnya sinergi lintas daerah untuk menjaga ketahanan pangan. Ferry Irawan, Deputi Kemenko Perekonomian, menambahkan inflasi di Sumsel relatif stabil, namun komoditas strategis seperti daging sapi, cabai, dan bawang merah tetap menjadi fokus pemantauan.

Dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP-TPID) Wilayah Sumatera 2026 di Hotel Arista Palembang kemarin menjadi sarana memastikan pasokan pangan aman dan distribusi berjalan lancar menjelang Ramadan. (***) /one