OKUS

Perang Terbuka Narkoba di OKU Selatan, Barang Bukti Melonjak Tajam dan 44 Personel Diguyur Penghargaan

×

Perang Terbuka Narkoba di OKU Selatan, Barang Bukti Melonjak Tajam dan 44 Personel Diguyur Penghargaan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, OKU SELATAN | Kinerja Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dalam pemberantasan narkotika sepanjang 2025 mencatat capaian impresif.

Meski jumlah kasus relatif stabil, nilai strategis pengungkapan justru melonjak signifikan, terutama dari sisi barang bukti yang berhasil diamankan.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rilis Akhir Tahun Kinerja Polres OKU Selatan 2025 yang digelar di Aula Sertu Pol Anumerta Hadinata. Rabu (31/12/2025).

 

Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.IK., M.IK, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 pihaknya menangani 56 kasus narkotika, turun satu kasus dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 57 kasus. Namun, dari sisi penyelesaian perkara justru mengalami peningkatan.

“Pada 2024, sebanyak 57 kasus berhasil dituntaskan. Sementara pada 2025, jumlah perkara yang diselesaikan meningkat menjadi 58 kasus,” jelas Kapolres.

Peningkatan paling mencolok terlihat dari jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita. Sepanjang 2025, Polres OKU Selatan mengamankan 1.427,58 gram narkotika, melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 288 gram.

Menurut Kapolres, lonjakan tersebut mencerminkan peningkatan kualitas kinerja dan efektivitas penindakan di lapangan.

“Kecepatan, ketepatan, dan efektivitas pengungkapan menjadi fokus utama kami dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di OKU Selatan,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi personel, sebanyak 44 personel Polres OKU Selatan menerima reward dan penghargaan langsung dari Kapolda Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada 22 personel Satuan Reserse Narkoba, 19 personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), dua personel Polri berprestasi di bidang olahraga taekwondo yang berhasil meraih medali emas, serta satu personel yang berkontribusi dalam pengembangan kepedulian di bidang pendidikan dan teknologi.

Kapolres menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan institusi atas kerja keras personel di lapangan.

“Penghargaan ini kami harapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Laporan: SR