PEKERJA transportasi dari ojol, kurir paket kini bisa tersenyum lebar tanpa takut dompet kempes, pasalnya pemerintah mengeluarkan kebijakan diskon 50 persen iuran JKK–JKM, dari Rp16.800 jadi Rp8.400 per bulan.
Diskon ini berlaku 15 bulan, cukup buat bikin kantong lebih tebal tanpa harus jual ginjal tambahan.
Dirjen Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri kemarin bilang diskon ini bikin perlindungan kerja lebih terjangkau.
Artinya, ojol, kurir, dan sopir tetap aman kalau kecelakaan kerja atau hal nggak diinginkan terjadi, tapi dompet nggak ikut nangis.
JKK-JKM itu kayak payung di musim hujan lantara ada JKK buat kecelakaan kerja atau penyakit karena kerja, termasuk santunan dan perawatan.
Selain itu, JKM buat santunan ahli waris kalau peserta meninggal bukan karena kerja. Jadi, kalau motormu selip di jalan, atau kecapekan antar paket, badan mungkin sakit, tapi dompet tetap aman.
Iuran murah ini bikin pekerja bisa fokus antar paket, narik penumpang, atau bawa orderan tanpa mikirin “berapa lagi iuran bulan ini?”
Dengan demikian stres berkurang, konsentrasi naik, kerjaan lebih lancar. Bisa dibilang badan aman, dompet aman, kepala tenang.
Dompet aman berarti bisa belanja lebih, mulai dari bensin sampai wedang jahe di musim hujan. Efeknya? Warung kopi tetap hidup, tukang gorengan senyum, ekonomi lokal jalan terus.
Stimulus ini nyata banget terasa di lapangan, bukan sekadar angka di kertas. Jadi meskipun diskon cuma Rp8.400 per bulan, dampaknya bisa bikin ojol dan kurir ketawa kecil sambil bayar bensin tanpa drama.
Siapa yang dapat diskon?
Diskon berlaku buat pekerja BPU sektor transportasi, baik platform maupun non-platform. Kalau iuran dibayar APBN/APBD, diskon nggak berlaku. Jadi pastikan status kepesertaanmu, biar nggak kaget dompet tetap tipis.
Perlindungan sosial harus terjangkau. Ojol dan kurir bisa terlindungi tanpa harus makan mie instan 10 hari cuma buat bayar iuran.
Selain itu, iuran murah bikin tenang. Tenang di sini bukan cuma santai, tapi kepala nggak pusing mikirin biaya tambahan.
Dampak ekonomi nyata. Uang tetap berputar, warung kecil dan pedagang kecil tetap senyum, bahkan tukang parkir pun nggak bete.
Intinya, perlindungan sosial, dompet aman, dan produktivitas bisa jalan bareng, kayak trio maut ojol, kurir, dan sopir yang siap tempur di jalanan.
Diskon JKK-JKM buat ojol dan kurir bukan sekadar angka di layar HP. Ini perlindungan nyata yang bikin kepala tenang, dompet aman, dan kerja lebih fokus. Sekaligus reminder, kalau jalanan kadang nggak ramah, minimal dompet nggak ikut menderita.
Pepatah bilang “Sedia payung sebelum hujan, sedia JKK–JKM sebelum celaka.”
Jadi, Badan aman, dompet aman, kepala tenang, dan kerjaan jalan terus. Jalanan bisa macet, pelanggan galak, hujan deras, tapi setidaknya pekerja transportasi bisa ngakak sambil narik orderan. (***)










































