BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Mengantisipasi potensi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah musim penghujan, Kecamatan Ilir Barat (IB) Satu, Palembang, bergerak cepat dengan menggelar fogging serentak di seluruh wilayah binaan. Langkah proaktif ini membuahkan hasil positif, dengan laporan nihil kasus DBD dalam sepekan terakhir.
Camat IB Satu, Alexander, S.I.P., M.Si., mengatakan bahwa fogging dilakukan hampir di seluruh RT yang ada di wilayah Kecamatan IB Satu dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh masing-masing kelurahan.
“Kami melaksanakan kegiatan fogging serentak di hampir seluruh RT di IB Satu. Setiap kelurahan secara rutin melakukan pengasapan setiap harinya,” ujar Alexander saat ditemui di Kantor Kecamatan IB Satu, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan fogging ini melibatkan sinergi lintas sektor. Dinas Kesehatan Kota Palembang berperan menyediakan obat-obatan, sementara peralatan fogging disiapkan secara mandiri oleh pihak kecamatan dan kelurahan. Hingga kini, enam kelurahan di Kecamatan IB Satu telah terjadwal rutin melaksanakan fogging sebagai langkah pencegahan dini.
Tak Hanya Fogging, Edukasi Konsep 5R Digencarkan
Meski fogging efektif membunuh nyamuk dewasa, Alexander menegaskan bahwa pencegahan jangka panjang tetap bergantung pada kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, pihak kecamatan juga menggalakkan konsep 5R, pengembangan dari gerakan 3M Plus, agar masyarakat dapat memutus siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sejak dari jentik.
Konsep 5R tersebut meliputi:
Ringkas: Menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air.
Rapi: Menata barang yang masih digunakan agar tidak menjadi tempat genangan air.
Resik: Membersihkan dan menyikat tempat penampungan air secara rutin minimal seminggu sekali.
Rawat: Memastikan saluran air dan drainase tetap lancar serta tidak tersumbat.
Rajin: Menjadikan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sebagai rutinitas sehari-hari.
Selain itu, warga juga diimbau melakukan langkah “Plus”, seperti menggunakan losion anti-nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender dan serai, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau tempat penampungan air.
“Kami sangat berharap kegiatan ini terus berjalan dan mendapat dukungan aktif dari masyarakat. Jika warga konsisten menjaga kebersihan lingkungan, Insya Allah kita bisa terhindar dari ancaman DBD,” kata Alexander.
Pemerintah Kecamatan IB Satu optimistis, melalui kombinasi fogging, edukasi, dan peran aktif masyarakat, wilayahnya dapat tetap aman dan sehat selama musim penghujan.
Laporan : Adi










































