BERITAPRESS.ID, MUBA | Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh pada penghujung November 2025 meninggalkan kerusakan besar serta membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan fasilitas umum.
Merespons kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Muba Kecamatan Sungai Lilin menggelar aksi penggalangan dana bagi para korban bencana. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian para perantau Minang yang berdomisili di Sungai Lilin. Aksi dimulai pada Senin (1/12/2025).

Ketua DPD IKM Muba, Ali Imran, mengatakan bahwa pihaknya turut merasakan duka yang dialami masyarakat di daerah terdampak.
“Kita merasakan empati terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, baik di Sumatera Barat, Sumatera Utara, maupun Aceh. Karena itu, kita menggalang dana ini. Mudah-mudahan nanti dapat kita salurkan langsung ke Sumatera Barat, tempat para ahli musibah. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.
Ali menambahkan bahwa penggalangan dana akan berjalan selama satu minggu, mulai 1 hingga 8 Desember 2025.
“Kita juga masih berkomunikasi dengan pihak pemerintah, perusahaan, maupun BAZNAS. Siapa tahu ada anggaran yang dapat disalurkan untuk saudara-saudara kita di Sumatera Barat yang tertimpa musibah,” tambahnya.
Sementara itu, simpatisan IKM Muba, Andre Maulana, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas sesama perantau Minang.
“Ini bentuk kepedulian kami di Sungai Lilin untuk membantu keluarga-keluarga kita yang terkena bencana di ranah Minang. Walaupun bantuan yang kami kumpulkan tidak besar, semoga tetap bermanfaat dan menjadi amal ibadah di sisi Tuhan,” katanya.
Lapora : Meilan















































