BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Kesempatan bagi pelanggan PLN untuk menikmati diskon biaya tambah daya sebesar 50 persen melalui program Energi Berdikari tinggal dua hari lagi. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) mengingatkan masyarakat bahwa program dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 tersebut akan berakhir besok, pada 4 November 2026.
Melalui program ini, pelanggan yang membutuhkan kapasitas listrik lebih besar dapat menyesuaikan daya dengan biaya penyambungan yang lebih terjangkau. Seluruh proses pengajuan dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga pelanggan dapat mengakses layanan secara praktis tanpa harus datang ke kantor PLN.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan bahwa menjelang berakhirnya periode program, PLN ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang cukup agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sesuai kebutuhan.
“Program Energi Berdikari akan berakhir pada 4 November 2026. Kami mengingatkan pelanggan yang memang membutuhkan tambahan daya, baik untuk kenyamanan aktivitas keluarga maupun mendukung kegiatan usaha, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebelum periode promo berakhir,” ujar Diksi.
Menurut Diksi, penyesuaian kapasitas listrik dapat menjadi solusi bagi pelanggan yang mengalami peningkatan kebutuhan energi seiring bertambahnya penggunaan peralatan elektronik maupun berkembangnya aktivitas produktif di rumah dan tempat usaha.
“Kami memahami bahwa kebutuhan listrik setiap pelanggan terus berkembang. Melalui diskon tambah daya ini, PLN ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhan mereka, sekaligus menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses,” tambahnya.
Program Energi Berdikari memberikan potongan sebesar 50 persen dari biaya penyambungan tambah daya bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa seluruh golongan tarif, dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA dan penambahan daya maksimal menjadi 7.700 VA.
Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin meningkatkan kapasitas menjadi 2.200 VA cukup membayar biaya penyambungan sebesar Rp421.650, dari harga normal Rp843.300. Sementara itu, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin menambah daya menjadi 2.200 VA hanya dikenakan biaya penyambungan Rp609.050, dari harga normal Rp1.218.100.
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID S2JB, Hery Kurniawan Indarto, menjelaskan bahwa pelanggan dapat memperoleh e-voucher diskon melalui transaksi di aplikasi PLN Mobile.
“Caranya cukup mudah. Pelanggan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token listrik atau pembayaran tagihan melalui PLN Mobile selama periode program. Setelah memenuhi ketentuan, pelanggan dapat memperoleh e-voucher diskon yang digunakan saat mengajukan tambah daya melalui aplikasi yang sama,” jelas Hery.
Hery menambahkan, program ini berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Oktober 2026 dan telah melunasi seluruh tagihan listrik maupun kewajiban lainnya. Setiap akun PLN Mobile dapat memperoleh maksimal empat e-voucher, dengan ketentuan satu e-voucher digunakan untuk satu kali transaksi tambah daya pada setiap ID pelanggan selama periode promo.
Khusus pelanggan pascabayar, Uang Jaminan Langganan (UJL) dapat dibayarkan secara bertahap hingga 12 kali sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan bahwa penambahan daya tidak serta-merta meningkatkan jumlah tagihan listrik. Besarnya tagihan tetap bergantung pada jumlah energi yang digunakan serta tarif listrik yang berlaku.
“Dengan kapasitas daya yang lebih sesuai, pelanggan dapat menggunakan peralatan listrik secara lebih leluasa. Namun, penggunaan energi tetap perlu dilakukan secara bijak agar konsumsi listrik sesuai kebutuhan,” kata Hery.
PLN menegaskan bahwa diskon diberikan khusus untuk biaya penyambungan tambah daya dan tidak berlaku bagi permohonan yang membutuhkan penguatan jaringan, perubahan fasa, tarif, maupun jenis layanan. Program ini juga tidak dapat digabungkan dengan keringanan biaya penyambungan lainnya.
Menutup keterangannya, Diksi kembali mengingatkan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu untuk memperhatikan batas akhir program yang tinggal dua hari lagi.
“Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 kami hadirkan melalui pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan. Bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan daya, silakan manfaatkan program ini melalui PLN Mobile sebelum berakhir pada 4 November 2026. PLN akan terus berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang mudah, andal, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutup Diksi. (*)

























