BERITAPRESS.ID | Barcelona mulai mendekati pertandingan kompetitif setelah menyelesaikan rangkaian persiapan pramusim. Salah satu pekerjaan penting yang kini berada di tangan pelatih Hansi Flick adalah menentukan pemain yang akan mengisi posisi sayap kiri dalam skema lini serangnya.
Persaingan tersebut melibatkan dua pemain anyar Barcelona, Anthony Gordon dan Karim Adeyemi. Perkembangan selama pramusim membuat persaingan keduanya semakin menarik untuk diperhatikan. Informasi sepak bola terbaru juga menjadi perhatian penggemar, termasuk melalui platform seperti NobarTv Alternatif
Gordon dan Adeyemi sama-sama memiliki karakter yang sesuai untuk bermain di sisi lapangan. Keduanya memiliki kecepatan serta kemampuan melakukan penetrasi dari area sayap. Namun, penampilan dalam pertandingan pramusim menjadi salah satu pertimbangan Flick sebelum menentukan susunan pemain utama.
Dalam perkembangan terakhir, Adeyemi mulai menunjukkan keunggulan dalam persaingan tersebut. Penampilannya ketika Barcelona menghadapi Basel menjadi salah satu alasan mengapa pemain asal Jerman itu dinilai lebih dekat dengan posisi starter.
Barcelona berhasil meraih kemenangan 5-2 atas Basel dalam pertandingan tersebut. Adeyemi tampil agresif sejak awal dan memberikan ancaman konstan dari sisi kiri. Ia juga terlibat langsung dalam proses terciptanya dua gol Barcelona.
Performa tersebut menjadi modal penting bagi Adeyemi untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar dari Flick. Pemain berusia 24 tahun itu mampu memanfaatkan ruang di belakang pertahanan lawan dan menunjukkan kemampuan yang dibutuhkan dalam permainan cepat Barcelona.
Gordon sendiri bukan tanpa peluang. Pemain asal Inggris tersebut didatangkan dengan harapan dapat memberikan variasi di lini depan. Kecepatan dan kemampuannya dalam situasi satu lawan satu membuat Gordon tetap menjadi opsi yang sangat menarik bagi Flick.
Persaingan antara keduanya juga tidak harus berakhir dengan salah satu pemain kehilangan tempat. Barcelona memiliki jadwal panjang sepanjang musim sehingga rotasi kemungkinan menjadi bagian penting dalam strategi Flick.
Namun, jika harus memilih berdasarkan perkembangan pramusim sejauh ini, Adeyemi tampaknya berada sedikit di depan Gordon. Penampilan melawan Basel memberikan kesan bahwa dirinya mulai memahami tuntutan permainan yang diinginkan pelatih asal Jerman tersebut.
Flick juga memiliki kemungkinan mengubah komposisi lini depan untuk memaksimalkan kualitas pemain yang tersedia. Adeyemi dapat ditempatkan di sisi kiri, sementara Lamine Yamal tetap beroperasi dari sayap kanan.
Dalam skema tersebut, Raphinha berpotensi digeser ke posisi false nine. Perubahan ini memberikan Barcelona fleksibilitas lebih besar dalam membangun serangan sekaligus memungkinkan beberapa pemain terbaik mereka berada di lapangan secara bersamaan.
Kehadiran Gordon dan Adeyemi membuat Flick memiliki kedalaman skuad yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Keduanya juga masih mempunyai waktu untuk menunjukkan kualitas sebelum keputusan akhir mengenai susunan pemain utama dibuat.
Karena itu, persaingan posisi sayap kiri Barcelona kemungkinan belum benar-benar selesai. Adeyemi memang sedang berada dalam posisi yang lebih menguntungkan setelah penampilan impresif melawan Basel, tetapi Gordon masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan.
Keputusan akhir akan bergantung pada kebutuhan taktik Flick, performa masing-masing pemain, serta lawan yang dihadapi. Yang jelas, Barcelona kini memiliki dua pilihan berkualitas untuk mengisi sektor kiri dan persaingan tersebut dapat menjadi salah satu cerita menarik pada awal musim 2026/2027. (*)




























