BERITAPRESS.ID, OGAN ILIR | Nama Guntarto Eko Wibowo menguat sejak awal forum Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Perpani Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026, dimulai. Dukungan klub-klub panahan menyatu. Jumat, 3 April 2026, di ruang rapat Sekretariat KONI Kabupaten Ogan Ilir, ia ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Ogan Ilir masa bakti 2026-2030.
Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Perpani tahun ini berlangsung hangat, namun tetap dinamis. Forum empat tahunan itu bukan sekadar memilih ketua. Ia juga menjadi ruang evaluasi menakar sejauh mana pembinaan berjalan, sekaligus merumuskan arah baru organisasi.
Ketua Umum Perpani Sumatera Selatan, Firdaus Hasbullah, melalui Sekretaris Umum Asmaruddin Abdullah, mengingatkan urgensi pembentukan kepengurusan baru. Masa bakti sebelumnya telah berakhir sejak Desember lalu. Kekosongan tak boleh terjadi, apalagi dengan agenda besar di depan mata: Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan 2027.
“Persiapan tidak bisa instan. Harus dimulai dari sekarang, jika ingin prestasi dan perolehan medali meningkat,” kata Asmaruddin menyampaikan sambutan.
Ia juga memberi catatan penting. Kepengurusan sebelumnya dinilai berhasil meletakkan fondasi organisasi dan menjaga eksistensi Perpani Ogan Ilir tetap kompetitif. Dalam dua periode terakhir, kontribusi medali di ajang Porprov menjadi bukti nyata.
Ke depan, Perpani Sumsel mendorong pengurus baru lebih progresif. Program pembinaan perlu dirancang lebih terukur. Klub-klub potensial harus dirangkul sebagai kekuatan utama. Frekuensi kejuaraan, baik antar klub maupun tingkat daerah, juga diminta ditingkatkan sebab dari sanalah bibit atlet lahir.
Di sisi lain, Dinas Pemuda dan Olahraga Ogan Ilir melihat momentum ini sebagai titik awal kebangkitan. Kepala Dispora yang diwakili Kabidpora, Risno, menilai klub-klub panahan di daerahnya memiliki potensi besar.
“Ini bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ini awal untuk mendorong prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Optimisme serupa datang dari KONI Ogan Ilir. Sekretaris Umum Harry Muhardi Syaflin menekankan pentingnya program yang realistis dan bisa dijalankan.
“Tidak perlu muluk-muluk. Yang penting terukur dan sejalan dengan program KONI serta Dispora,” katanya.
Menurut dia, panahan merupakan salah satu cabang unggulan KONI Ogan Ilir. Karena itu, Perpani diharapkan aktif menggelar kejuaraan, seleksi daerah, serta memperkuat rekrutmen atlet dari klub-klub. Targetnya jelas: mendongkrak perolehan medali di Porprov 2027 yang akan digelar di Lubuk Linggau.
Guntarto tak menampik besarnya harapan itu. Ia menyebut kepercayaan yang diberikan sebagai energi untuk bekerja lebih keras. Dalam waktu dekat, ia berencana menggelar seleksi atlet menuju Porprov, memperbanyak kejuaraan, serta meningkatkan kapasitas pelatih dan wasit.
“Kami akan bergerak cepat. Fokus kami satu: prestasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi. Klub, KONI, Dispora, hingga pemerintah daerah harus berjalan seiring. Tanpa itu, program pembinaan sulit berkembang.
Langkah lain yang disiapkan adalah memberdayakan klub-klub untuk merekrut atlet asli Ogan Ilir sebuah strategi jangka panjang untuk memperkuat identitas sekaligus keberlanjutan prestasi.
Di luar itu, Guntarto bukan nama baru di lingkup pemerintahan daerah. Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Darurat dan Logistik pada BPBD Kabupaten Ogan Ilir. Namun di Perpani, tantangannya berbeda: menjaga anak panah tetap melesat tepat sasaran menuju prestasi. (As)






















































