Scroll untuk baca artikel
Lahat

Bursah Zarnubi Buka Pembinaan Atlet Voli dan Basket, 48 Pelajar Disiapkan Jadi Atlet Berprestasi

×

Bursah Zarnubi Buka Pembinaan Atlet Voli dan Basket, 48 Pelajar Disiapkan Jadi Atlet Berprestasi

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, LAHAT | Bupati Lahat Bursah Zarnubi, SE resmi membuka kegiatan pembinaan atlet voli dan basket tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Basket Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan pembinaan atlet ini dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lahat Dr. Hasperi Susanto, MM, Kepala Dinas Kebudayaan Niel Adrin, MAP, Kepala Dinas PUPR Ir. Jepran, perwakilan Satpol PP, Ketua MKKS SMA se-Kabupaten Lahat Dr. Tri Turnadi, M.Pd, Ketua BAZNAS, Lurah Pagar Agung Gia, SE, serta sejumlah undangan lainnya.

Mengawali kegiatan, Kepala Dispora Kabupaten Lahat Dr. Hasperi Susanto, MM dalam laporannya menyampaikan bahwa program pembinaan tersebut bertujuan mencari atlet-atlet berbakat sekaligus menumbuhkembangkan kemampuan olahraga sesuai bidang masing-masing.

“Tujuannya untuk mencari atlet berbakat serta menumbuhkembangkan kemampuan berolahraga di bidangnya, sekaligus menjalin sinergitas sesama atlet,” ujar Hasperi.

Para peserta merupakan pelajar SMA dan SMK yang telah melalui proses seleksi. Mereka terdiri dari 12 atlet voli putra, 12 atlet voli putri, 12 atlet basket putra, dan 12 atlet basket putri.

Dengan demikian, sebanyak 48 atlet pelajar mengikuti program pembinaan tersebut.

Bagi atlet yang berdomisili di luar Kota Lahat, pemerintah menyediakan Mess Cendrawasih sebagai tempat tinggal. Sementara atlet yang berdomisili di dalam Kota Lahat masih menunggu penyelesaian pembangunan asrama.

Program pembinaan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan. Kegiatan latihan dipusatkan di kawasan Pagar Agung, Kecamatan Lahat.

Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan, untuk mencetak atlet berprestasi diperlukan kemampuan khusus, latihan yang disiplin, serta ekosistem olahraga yang mendukung.

“Pembinaan atlet ini memerlukan kemampuan khusus untuk mencapai kemenangan. Tanpa latihan tidak akan menjadi hebat. Untuk itulah kita membangun ekosistem sehingga latihan menjadi kebiasaan atlet,” ujar Bursah.

Bupati menegaskan bahwa proses seleksi atlet dilakukan secara objektif dan tidak berdasarkan titipan dari pihak tertentu.

“Tidak ada titipan dari orang-orang tertentu, murni dilakukan penyaringan,” tegasnya.

Menurut Bursah, pembinaan atlet idealnya dilakukan sejak usia sekolah dasar. Namun, ia menilai kesempatan untuk meraih prestasi masih terbuka bagi para pelajar yang saat ini mengikuti program pembinaan.

“Melatih atlet dari SMA sebenarnya terlambat, harusnya dari tingkat SD. Namun, tiada kata terlambat, ada peluang untuk menjadikan yang terbaik,” katanya.

Bursah menambahkan, pembinaan atlet harus didukung fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai. Dukungan anggaran juga menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan program pembinaan olahraga.

“Yang paling mendukung adalah dana,” ujarnya.

Melalui program pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lahat berharap lahir atlet-atlet muda potensial yang mampu mengembangkan kemampuan secara konsisten dan membawa nama Kabupaten Lahat dalam berbagai ajang olahraga.

Laporan : Andes