Teknologi

IKM Indonesia Ciptakan Drone Canggih Untuk Segala Industri

×

IKM Indonesia Ciptakan Drone Canggih Untuk Segala Industri

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, JAKARTA | Lupakan drone cuma buat main TikTok mahal. Kini, para IKM lokal Indonesia sudah naik kelas. Mereka membuat drone super canggih yang bisa terbang sendiri, memetakan kota, menyemprot ladang, sampai antar logistik. Semua itu Made in Indonesia dan siap membantu industri dari skala kecil sampai besar.

Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, “Pemanfaatan drone sekarang jadi layanan penting bagi industri pertanian, perkebunan, pertambangan, dan energi. Teknologi ini membuat pemetaan lebih akurat dan pengawasan lebih efisien.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa drone bukan lagi sekadar alat futuristik, tapi solusi nyata untuk kebutuhan industri sehari-hari.

Para pahlawan drone ini adalah IKM yang dibina Kemenperin, khususnya Direktorat Jenderal IKMA. Reni Yanita, Dirjen IKMA, menambahkan “Tercatat 24 IKM layanan drone terus kami dampingi, mulai peningkatan kapasitas internal, pembukaan akses pasar, hingga pengembangan produk.

Kami ingin produk mereka bisa langsung diterapkan industri, termasuk IKM skala kecil.” Dengan pembinaan ini, IKM drone semakin terekspos di ekosistem industri, mampu berjejaring, dan menjalin kolaborasi baru.

Beberapa perusahaan unggulan termasuk PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia dengan Frogs Indonesia, yang memproduksi drone penumpang, cargo, pengawas, dan penyemprot.

PT Karya Solusi Angkasa mengembangkan drone pertanian yang bisa dikendalikan manual maupun otomatis, terbuat dari material karbon komposit berkualitas, tahan hujan ringan, dan dilengkapi fitur keselamatan darurat.

PT Aerotek Global Inovasi memproduksi Beehive drones yang mampu melakukan penyerbukan perkebunan kelapa sawit dan membantu misi pemadaman api dengan presisi tinggi.

Sementara PT Inderaja Teknik Indonesia mengedepankan teknologi pemetaan jarak jauh, termasuk pemetaan udara, bawah air, dan bawah tanah. Terakhir, CV AMX UAV Technologies menghadirkan drone untuk videografi, pemetaan wilayah, dan manajemen pertanian, termasuk menghitung nutrisi dan kelembaban tanah.

Menurut Dini Hanggandari, Direktur IKM LMEAA, “Partisipasi IKM drone dalam berbagai pameran memberi kesempatan berinteraksi langsung dengan industri, mendapatkan masukan riil, dan melihat peluang penerapan teknologi di sektor manufaktur. Ini mendorong kesiapan mereka berkontribusi lebih luas dalam ekosistem industri.”

Drone-drone ini punya kemampuan yang bikin iri, passenger drone yang membawa penumpang tanpa pilot, spray drone untuk menyemprot ladang dengan presisi tinggi, surveillance mapper drone untuk pemetaan dan pengawasan akurat, cargo drone untuk antar paket tanpa macet, dan Beehive drone yang bisa menolong penyerbukan tanaman atau menjatuhkan bola pemadam di kebakaran.

Frogs Indonesia sudah dipakai di 21 provinsi dan 61 kota/kabupaten, sedangkan drone PT Karya Solusi Angkasa siap mendarat di ladang lokal. CV AMX UAV memetakan kawasan industri, tambang, hingga perkebunan, memastikan data yang dihasilkan bisa langsung diterapkan untuk keputusan bisnis.

Tujuan semua ini jelas efisiensi industri, pengawasan lapangan, dan memberi kesempatan IKM bersaing di pasar global.

Drone membuat segala hal lebih presisi, hemat waktu, dan memungkinkan perusahaan kecil main di liga besar.

Lewat pembinaan intensif Kemenperin mulai dari peningkatan kapasitas internal, pendampingan sertifikasi, pameran internasional, hingga pengembangan software drone siap pakai IKM ini bukan hanya membuat pesawat, tapi menciptakan solusi siap pakai untuk industri dan masyarakat.

Fun fact drone Frogs Indonesia sudah terbang di 21 provinsi. Jadi jangan kaget kalau suatu hari drone ini mampir ke halaman rumahmu buat antar paket.(***)