BERITAPRESS.ID, JAKARTA | Ruang terbuka hijau dan biru di kota-kota Indonesia kini mendapatkan peran baru. Dalam pencanangan Gerakan Nasional Pengembangan RTHB (GALANG RTHB) di Tebet Eco Park, Jakarta, taman kota tidak lagi hanya untuk rekreasi atau estetika, tetapi juga sebagai ruang belajar, pertunjukan seni, dan pusat kreativitas ekonomi lokal.
Kegiatan ini dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, serta kepala daerah dari Bandung, Bogor, Salatiga, Pekanbaru, Bukittinggi, dan Tangerang. Tokoh masyarakat termasuk Annisa Pohan Yudhoyono juga hadir mendukung gerakan ini.
GALANG RTHB bertujuan mengubah paradigma ruang kota. Menurut laman resmi Kemenparekraf, taman dan ruang terbuka kini bisa digunakan untuk workshop, pertunjukan seni, festival, dan berbagai aktivitas komunitas, sekaligus mendukung UMKM dan kreativitas lokal. Dalam praktiknya, taman kota menjadi arena belajar dan hiburan di luar ruang kelas tradisional.
Pencanangan resmi digelar kemarin bersamaan dengan Townhall Meeting yang membahas implementasi RTHB di perkotaan secara nasional.
Lokasi utama, Tebet Eco Park, Jakarta, dipilih karena sudah menjadi contoh pengembangan ruang terbuka yang multifungsi. Kota-kota lain seperti Bandung dan Bogor berencana meniru model ini untuk memperluas efek GALANG RTHB.
Menurut Menko AHY, pengembangan RTHB penting untuk menjadikan ruang hijau dan biru sebagai infrastruktur kehidupan, bukan sekadar elemen estetika. Ruang terbuka mendukung kualitas hidup warga, ketangguhan terhadap krisis iklim, serta membuka peluang ekonomi kreatif dan lapangan pekerjaan.
Pendekatan GALANG RTHB berbasis kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, dan komunitas kreatif bersama-sama merancang ruang terbuka yang dapat menampung berbagai kegiatan edukatif dan hiburan.
Aktivitas di Tebet Eco Park mencakup pertunjukan seni, workshop keterampilan, dialog publik, hingga permainan edukatif bagi anak-anak.
Seorang pengunjung mengungkapkan taman kota kini menjadi tempat belajar yang menyenangkan. “Di sini anak-anak bisa belajar sambil bermain, sedangkan komunitas kreatif punya panggung untuk mengekspresikan karya mereka,” ujarnya.
Dengan pencanangan GALANG RTHB, pemerintah menegaskan bahwa ruang terbuka hijau dan biru adalah aset kota yang multifungsi—memadukan edukasi, hiburan, interaksi sosial, dan peluang ekonomi lokal. (***)/one










































