BERITAPRESS.ID, FAKFAK/Meski hari libur, Bupati Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., tetap memanfaatkan waktunya untuk merespons laporan masyarakat.
Tepat Minggu (11/5/2025), sore Bupati memimpin rapat membahas potensi kelangkaan beras dan gula di pasar, kemudian langsung meninjau proses pembongkaran beras di Pelabuhan Laut Fakfak.
“Beberapa hari terakhir ini saya mendapat laporan dari Bulog dan situasi pasar terkait kelangkaan beras dan gula. Dari laporan tersebut, tadi saya memimpin rapat di kediaman bersama kepala Bulog, Pelni, KSOP, Pelindo dan instansi terkait lain terkait potensi kelangkaan beras dan gula di pasar”.
Kemarin sudah mulai kelihatan makanya hari ini kami rapat. Ada kapal yang sudah ada tapi belum sandar di pelabuhan makanya tadi saya minta agar kapal langsung sandar dan langsung bongkar, ujar Bupati saat diwawancarai awak media di Pelabuhan Laut Fakfak.
Bupati menyebutkan bahwa stok beras yang masuk menggunakan kapal tol laut mencapai sekitar 600 ton, ayam 147 ton, dan gula pasir 140 ton.
“Alhamdulillah setelah ini dibongkar sudah bisa mengatasi potensi kelangkaan beras dan gula. Kami dalam rapat sudah bersepakat, pembongkaran dilakukan dan sore sampai malam mulai didistribusikan keluar,” ucap Bupati Samaun.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak terkait, termasuk PT Pelindo, PT Pelni, KSOP, serta instansi pemerintah lainnya atas kerja sama mereka dalam mengatasi potensi kelangkaan kebutuhan pokok masyarakat.
Bupati berharap ke depan koordinasi antar lembaga lebih ditingkatkan guna mengantisipasi persoalan serupa.
“Saya tadi sampaikan dalam rapat agar koordinasi terkait hal seperti ini bila perlu dilakukan setiap bulan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Pelindo, Silas Warfandu, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa stok sebenarnya cukup, namun sempat terkendala keterlambatan kapal.
“Stok kita sebenarnya cukup hanya saja akhir bulan April ada dua kapal yang delay akibat situasi yang terjadi di Pelabuhan Fakfak beberapa waktu lalu. Jadi kapal itu akan masuk di tanggal 13 dan 13. Hari ini, kita pastikan semua barang di tol laut dibongkar. Saat ini kapal Temas sudah berlabuh jadi setelah tol laut selesai bongkar, dilanjutkan dengan Temas,” tuturnya.
Silas menambahkan bahwa armada Temas yang akan sandar membawa 1.000 ton beras, sehingga total stok beras yang masuk ke Fakfak mencapai 1.600 ton,(IB).










































