BERITAPRESS, ID FAKFAK/Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat di Distrik Kokas membuahkan hasil manis. Melalui inisiatif Polsek Kokas Polres Fakfak, lahan pertanian di Batu Gantung 2, Kampung Kinam, berhasil melangsungkan panen raya jagung hibrida dengan hasil mencapai 500 hingga 600 kilogram, Jumat (6/2/3036).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kokas, IPTU Paulus Menga, S.E., ini menjadi bukti nyata bahwa peran Polri saat ini telah bertransformasi. Tidak hanya menjaga stabilitas keamanan (Kamtibmas), tetapi juga terjun langsung sebagai penggerak roda ekonomi dan pendamping ketahanan pangan di tingkat akar rumput.
Proses panen seluas 0,5 hektar tersebut dilakukan secara gotong royong, melibatkan berbagai pihak guna memastikan keberlanjutan program pertanian di wilayah Polsek Kokas dan Bhayangkari: Pendampingan dan dukungan operasional.Dinas Pertanian Pemda Fakfak, Pengawasan kualitas hasil tani. Tim Penyuluh Pertanian (PPL), Teknis budidaya agar hasil produktif. Kelompok Tani Batu Gantung, Pelaksana utama sekaligus penerima manfaat ekonomi.
Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, S.E., M.H., melalui Kapolsek Kokas menekankan bahwa kemandirian pangan adalah kunci utama stabilitas daerah. Jika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi melalui ekonomi yang bergerak, maka angka kriminalitas dan gangguan keamanan secara alami akan terminimalisir.
”Keterlibatan Polri bukan sekadar simbolis. Ini adalah komitmen kami untuk hadir bekerja bersama masyarakat dari desa hingga nasional demi mewujudkan swasembada pangan,” ujar IPTU Paulus Menga.
Hasil panen yang terkumpul kini dikelola langsung oleh Kelompok Tani Batu Gantung. Langkah ini diharapkan mampu memicu semangat petani lain di Distrik Kokas untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, sehingga Kampung Kinam dapat menjadi salah satu lumbung jagung andalan di Kabupaten Fakfak. (IB).














































