BERITAPRESS.ID, PRABUMULIH | Wali Kota Prabumulih, Arlan, bersama Wakil Wali Kota Franky Nasril serta Asisten II Muhammad Ali menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) tersebut berlangsung secara virtual dari ruang rapat Wali Kota Prabumulih, Senin (25/8/2025).
Kegiatan ini turut diikuti jajaran perangkat daerah terkait, mulai dari Posda BIN Kota Prabumulih, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Keuangan Daerah, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Balitbang, Bappeda, PUPR, Disperindag, DPKAD, Diskominfo, Dinas Perikanan, Dinas Perkim, Bagian Perekonomian, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal upaya pengendalian inflasi.
Dalam arahannya, Wali Kota Arlan menegaskan bahwa menjaga stabilitas harga memerlukan kerja sama lintas sektor. Menurutnya, inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak pada turunnya daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu menyusun langkah konkret untuk menjaga keseimbangan ekonomi.
“Pengendalian inflasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah. Dengan langkah konkret yang terintegrasi, kita harapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kesejahteraan warga Prabumulih semakin meningkat,” ujar Arlan.
Rakor ini menjadi forum strategis untuk membahas kebijakan dan strategi pengendalian inflasi. Beberapa langkah yang ditekankan antara lain memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, memperkuat distribusi logistik, serta melakukan monitoring harga secara berkala.
Selain itu, sinergi antarinstansi juga diharapkan mampu memberikan solusi nyata dalam menghadapi tantangan inflasi, termasuk potensi kenaikan harga pangan dan energi. Pemerintah Kota Prabumulih berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan nasional sekaligus memastikan implementasinya di tingkat daerah.
Melalui koordinasi yang intensif, diharapkan langkah konkret pengendalian inflasi mampu menekan potensi lonjakan harga dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Rakor ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga stakeholder terkait untuk menciptakan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan.
Laporan : Dian