Pagaralam

Siring Ayik Bumi Agung Jebol Diterjang Hujan, Ribuan Warga Dempo Utara Terancam Krisis Air

×

Siring Ayik Bumi Agung Jebol Diterjang Hujan, Ribuan Warga Dempo Utara Terancam Krisis Air

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PAGARALAM | Siring Ayik (tanggul irigasi) dan pipa air bersih di Dusun Bumi Agung, Kecamatan Dempo Utara, jebol pada Sabtu dini hari (04/04/2026) sekitar pukul 03.00 WIB akibat tingginya intensitas hujan.

Akibat kejadian tersebut, aliran irigasi dan distribusi air bersih terhenti total. Kondisi ini berpotensi mengganggu pasokan air bagi ratusan hektare lahan sawah di tiga wilayah, yakni Talang Tinggi, Talang Baru, dan Talang Bodong, Kelurahan Bumi Agung.

Zepni Amir, warga setempat yang juga Ketua Komisi III DPRD Kota Pagaralam, mengatakan bahwa kerusakan tersebut berdampak besar karena menjadi satu-satunya sumber air bagi masyarakat.

“Karna ini adalah Satu -satunya Sumber Air bagi warga masyarakat tersbeut,” kata Zepni Amir, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan, lebih dari 50 persen warga Kelurahan Bumi Agung bergantung pada pipa air bersih tersebut, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengairan lahan pertanian.

Lanjut Zefni Amir, selain terancam kerisis air bersih dan mengganggu pasokan air. “Jebolnya Siring Ayik di Bumi Agung terputus total tidak dapat di kerjakan lagi dengan bergontong royong bersama masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, selain Ambruk dan jebol ini sisi kiri dan kanan terus melebar akibat tergerus Air, Siring Ayik Bumi Agung tersebut merupakan satu-satunya sumber Air bagi beberapa ET Dan RS di Kelurahan Bumi Agung.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Kami Berharap Pada Pemerintah Dan Dinas terkait segera melakukan Perbaikan mengingat Siring Dan Pipa Air bersih ini sangat di butuhkan Ribuan Warga masyarakat.” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, John Hasman, SE, MM, mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi dan melakukan penanganan awal.

Ia mengungkapkan bahwa panjang siring yang jebol mencapai lebih dari 10 meter akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, BPBD bersama unsur lintas sektor mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan akan segera mengusulkan penanganan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Tim dari PUPR dimintak segera turun untuk melakukan kaji cepat dan menyiapkan rencana penanganan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya petani pengguna air dari Siring Bumi Agung, untuk bersiap menghadapi gangguan distribusi air selama proses perbaikan berlangsung.

“Saat tinjau lokasi tadi Kondisi Jebol dan Ambruk sudah tidak dapat lagi di kerjakan secara manual, diperlukan alat berat, karena kondisi dan lokasinya Siring Ayik Bumi Agung jebol sangat luas dan melebar untuk menghindari risiko longsor susulan semoga Dinas PUPR several lakukan prevails darurat.

Laporan : 09/PA