Scroll untuk baca artikel
Pagaralam

Saifudin Aswari Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Desa Pelajaran

2
×

Saifudin Aswari Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Desa Pelajaran

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, LAHAT | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provensi (DPRD-Provinsi Dapil 7 Sumatera Selatan) H Saifudin Aswari Rivai di dampingi Istri Hj R. Rukmi Kurnia, dari Partai Gerindra, disambut hangat warga Desa Pelajaran dan Desa Nantigiri yang terkena banjir, Sabtu (27/1/2024). Bantuan yang disalurkan seperti sembako, baju dan jas hujan pada warga Desa Pelajaran Tiga serangkai, Minggu (28/1/2024).

Kak Wari sapaan Aswari Rivai dan rombongan, di Posko Desa Pelajaran dan desa Tiga Serangkai, disambut langsung kepala Desa Pelajaran, Idil Adha bersama Perangkatnya, kepala Desa Pamasalak dan kadis Desa Nantigiri di kantor Desa.

Sosok kak wari selalu di rindukan masyarakat. Kak Wari sebagai Wakil Rakyat dari Dapil 7 Provinsi Sumatrea Selatan akan terus berjuang dan juga membantu warganya, hal tersebut di sampaikan pada media ini.

Dia sangat mengerti apa yang dirasakan oleh warga masyarakat saat ini yang terkena bencana alam banjir bandang.

“Kepada warga masyarakat dalam musibah ini agar dapat bersabar dan tetap jaga kesehatan. Kalau ada sarana prasarana untuk pembangunan dan perbaikan irigasi untuk persawahan, silakan ajukan permohonan saat ada musrenbang, nanti bisa di tindaklanjuti oleh pemerintah bersama Legeslatif sebagai mitra membangun daerah,” ujarnya.

Kepala Desa Pelajaran, Idil Adha didampingi unsur perangkat dan tokoh masyarakat mengatakan, terimakasih kepada Aswari dan istri beserta rombongan yang sudah berikan sembako, baju dan lainya.

“Masyarakat kami yang terka dampak bencana banjir.dan berharap pada pemerintah kabupaten Lahat maupun dan Provinsi Sumsel melalui dewan perwakilan rakyat dapat membangunkan pembuatan bantaran sungai atau sejenis Bronjong Penahan di pinggir sungai guna menahan terjangan air mengingat sudah dua tahun ini desa kami berturut-turut dilanda banjir, setidaknya kalau ada tembok penahan banjir di bibir sungai dapat mengurangi debet air masuk ke dalam desa,” ucapnya.

“Tahun kemaren tidak separah tahun ini, ketinggian air satu sampai dua meter merendam rumah warga desa pelajaran dan nanti giri,” sambungnya.

Bantuan berupa jenis makan makanan seperti, beras, telor, mi instan, roti, air mineral, pakaian, semua akan dibagikan pada masyarakat, terutama yang terdampak langsung rumahnya terkena banjir bandang. (09-PA)