SEKDA Sumsel Edward Candra memimpin RKPD 2027 Sumsel layaknya dirigen orkestra. “RKPD 2027 Sumsel harus selaras!” tegasnya.
Tapi kenyataan di lapangan… ada yang main drum sendiri, gitaran sambil ngobrol, bahkan ada yang nanya, “Pak, notasinya bisa di-WhatsApp-an nggak?” Sembilan isu strategis jadi partitur wajib dari kemiskinan, stunting, hingga digitalisasi. Kalau semua main sesuai not, rakyat bakal menikmati “konser pembangunan” yang benar-benar terasa manfaatnya.
“RKPD 2027 Sumsel harus selaras!” teriaknya. Kenyataannya, ada yang main drum sendiri di kantornya, gitaran sambil ngobrol, bahkan ada yang tiba-tiba angkat tangan sambil nanya, “Pak, notasinya bisa di-WhatsApp-an nggak?” Sembilan isu strategis jadi partitur wajib dari kemiskinan, stunting, hingga digitalisasi.
Kalau semua main sesuai not, rakyat bakal menikmati konser pembangunan yang benar-benar terdengar…, dirasakan manfaatnya.
Edward menekankan, RKPD 2027 Sumsel bukan sekadar dokumen tebal yang numpuk di rak. Ini ‘partitur hidup’ yang harus dimainkan tepat.
Kalau ada yang salah nada misal fokus proyek digital tapi jalan desa hancur bisa bikin nada pembangunan fals. Edward bahkan menambahkan, “Kalau salah nada, jangan heran kalau rakyat bukannya tepuk tangan, tapi komentar di grup WhatsApp RT bisa meledak!”
Plt. Kepala Bappeda Sumsel, Doddy Eko Prasetyo, bilang forum konsultasi publik kadang mirip audisi drama komedi.
Dari akademisi serius sampai warga dengan pertanyaan humor “Pak, kalau stunting turun, tetangga saya ikut kurus nggak?” hehehe!
Semua input tetap penting agar RKPD 2027 Sumsel mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat.
Doddy menambahkan, “Kalau semua nada pas, pembangunan terdengar indah. Kalau salah nada… ya jadinya sumbang, kayak karaoke salah lirik di kantor.”
Koordinasi lintas perangkat daerah jadi kunci, contohnya, program digitalisasi layanan publik nggak bakal jalan kalau internetnya lemot, atau pertanian unggulan gagal kalau jalan desa rusak.
Oleh sebab itu sinergi ini penting supaya semua perangkat daerah main nada yang sama, dan RKPD 2027 Sumsel terdengar merdu sampai pelosok desa.
Coba kalau salah satu perangkat daerah main solo sendiri, nada pembangunan bisa bikin rakyat garuk-garuk kepala sambil mikir, “Ini lagi pada ngapain sih?”
Isu strategis
Sembilan isu strategis jadi nada wajib yang harus dimainkan guna menurunkan kemiskinan dan stunting, dorong produktivitas pertanian, pemerataan pendidikan dan kesehatan, penguatan infrastruktur, mitigasi bencana, peningkatan investasi, kapasitas fiskal, transformasi ekonomi energi bersih, dan tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Edward bilang, “Kalau semua bisa main sesuai not, rakyat tepuk tangan. Kalau nggak… siap-siap dikomentari di medsos, bisa viral karena lucu.”
Dengan koordinasi rapih, fokus pada sembilan isu strategis, dan sedikit humor ala perangkat daerah, RKPD 2027 Sumsel dijamin bukan sekadar dokumen, tapi alat nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sekda jadi dirigen, perangkat daerah main nada, rakyat tepuk tangan… dan kalau ada yang salah nada, setidaknya kita bisa ketawa dulu sebelum koreksi.
Itulah RKPD 2027 Sumsel, konser pembangunan yang lucu, seru, tapi bermanfaat nyata. (***)/one










































