BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus menghadirkan kemudahan layanan kelistrikan bagi masyarakat melalui transformasi digital. Salah satunya dengan mempermudah proses pengajuan pemasangan listrik baru melalui aplikasi PLN Mobile tanpa perlu datang langsung ke kantor PLN.
Kemudahan layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik, terutama selama bulan suci Ramadan ketika aktivitas rumah tangga dan ibadah meningkat.
Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat cukup mengunduh aplikasi di ponsel, kemudian memilih menu Pasang Baru, mengisi data lokasi serta kebutuhan daya listrik, dan melakukan pembayaran sesuai ketentuan. Setelah itu, petugas PLN akan memproses permohonan hingga penyambungan listrik ke lokasi pelanggan.
Biaya penyambungan listrik sendiri telah ditetapkan sesuai regulasi pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Untuk pelanggan rumah tangga, biaya penyambungan antara lain sekitar Rp421 ribu untuk daya 450 VA, Rp843 ribu untuk 900 VA, Rp1,2 juta untuk 1.300 VA, dan Rp2,06 juta untuk 2.200 VA.
Sebelum proses penyambungan dilakukan, pelanggan juga perlu memastikan instalasi listrik di rumah telah memenuhi standar keselamatan dan memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO).
General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Adhi Herlambang, mengatakan digitalisasi layanan melalui PLN Mobile menjadi bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Melalui PLN Mobile, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kelistrikan dengan lebih mudah, cepat, dan transparan. Kehadiran layanan digital ini juga kami harapkan dapat mendukung kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas selama Ramadan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan listrik di rumah,” ujarnya.
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses layanan kelistrikan melalui kanal resmi PLN, khususnya aplikasi PLN Mobile, tanpa menggunakan jasa perantara atau calo yang berpotensi merugikan pelanggan.
Dengan berbagai kemudahan layanan digital tersebut, PLN berharap masyarakat semakin mudah memperoleh akses listrik yang andal, aman, dan berkualitas guna mendukung aktivitas sehari-hari, khususnya selama bulan Ramadan. (*)















































