Palembang

Musrenbang Sukarami Menggeliat, Warga Desak SMP Talang Jambe hingga Wacana UPTD Lampu Jalan

×

Musrenbang Sukarami Menggeliat, Warga Desak SMP Talang Jambe hingga Wacana UPTD Lampu Jalan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sukarami pada Selasa (3/2/2026) menjadi wadah krusial bagi warga untuk menyampaikan aspirasi. Selain perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan sarana pendidikan baru di wilayah Talang Jambe mencuat sebagai usulan prioritas utama.

​Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang hadir mewakili Wali Kota, menekankan pentingnya efektivitas dalam menampung aspirasi masyarakat. Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis bergerak cepat agar usulan warga tidak hanya menjadi pengajuan berulang tanpa realisasi.

​”Jangan sampai masyarakat mengajukan hal yang sama berkali-kali tapi tidak pernah tembus. Walaupun kita sedang dalam masa efisiensi anggaran, pembangunan yang menyentuh masyarakat tetap menjadi prioritas,” tegas Isnaini.

​Menanggapi keluhan terkait lambatnya perbaikan lampu jalan, Isnaini melontarkan wacana pembentukan UPTD Dinas Perhubungan di tingkat kecamatan. Selama ini, pengelolaan puluhan ribu titik lampu yang terpusat di satu unit dinas dinilai kurang responsif.

​”Ke depan kita sarankan Dishub buat UPTD kecamatan agar lebih fokus merespon laporan warga dan lebih cepat melakukan tindak lanjut lapangan,” tambahnya.

​Camat Sukarami, M. Fadly, SSTP, MAP mengungkapkan pihaknya telah memetakan sepuluh usulan prioritas untuk tahun anggaran 2027. Kebutuhan gedung sekolah baru di Talang Jambe menjadi perhatian khusus di samping masalah infrastruktur dasar.

​”Keluhan warga masih didominasi jalan rusak, drainase, dan lampu jalan. Namun, yang sangat mendesak adalah penambahan SMP di Talang Jambe. Ini sudah masuk prioritas kami,” jelas Fadly.

​Terkait banjir, Fadly memastikan pemerintah sedang mengupayakan solusi teknis melalui normalisasi sungai dan penguatan jaringan drainase agar debit air mengalir lancar.

​Lurah Sukarami, Suyandi, menambahkan bahwa pihak kelurahan melalui RT/RW telah mengusulkan puluhan titik pembangunan. Ia menekankan bahwa usulan yang sudah diajukan lebih dari satu kali akan mendapatkan atensi lebih.

​”Mengenai realisasi itu kewenangan pihak kota, tapi yang sudah mengajukan lebih dari satu kali akan menjadi prioritas. Meskipun menggunakan dana aspirasi DPRD, usulan tersebut tetap harus masuk dalam sistem Musrenbang sebagai tolak ukur pembangunan,” pungkas Suyandi.

Laporan : Adi