BERITAPRESS.ID, PAGAR ALAM | Proyek peningkatan Jalan Tanjung Keling–Talang Banan di Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, tahun anggaran 2025 dengan nilai sekitar Rp 6 miliar, menjadi perhatian warga setempat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, meski pekerjaan jalan tersebut telah selesai, masih ditemukan beberapa titik yang dinilai perlu mendapat perhatian. Di antaranya kondisi permukaan aspal yang terlihat belum sepenuhnya merata dan terdapat gelombang di beberapa bagian. Selain itu, pada sisi kiri dan kanan jalan juga terlihat area yang berpotensi tergerus, terutama saat terjadi hujan deras, Senin (26/1/2026).
Kondisi tersebut cukup disorot warga mengingat proyek peningkatan jalan ini baru saja rampung. Jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas pertanian warga menuju kawasan Talang Banan.
Salah seorang warga Tanjung Keling, Wanto, mengaku bersyukur atas terealisasinya pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Ya kami warga berterima kasih lah kepada Pemerintah Kota Pagar Alam, karena jalan akses pertanian ke Talang Banan ini sudah puluhan tahun didambakan warga. Tapi memang kalau dilihat secara awam, aspalnya di beberapa bagian kelihatannya tidak merata, terkesan kejar tayang asal selesai. Tapi itu kan urusan pemborongnya mau diperbaiki atau bagaimana, itu pandangan kita orang awam, Pak,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak kontraktor pelaksana, CV Glora Putra, hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui sambungan telepon, namun belum mendapat respons.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herli, ST, melalui Plt Kabid Bina Marga, Herwan Kennedy, ST, menyampaikan bahwa proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.
Menurutnya, setiap keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti dan dilakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menyebutkan bahwa pada Jumat lalu, pemerintah bersama warga setempat telah menggelar kegiatan syukuran atas selesainya pembangunan jalan tersebut.
“Masih dalam masa perawatan. Keluhan warga akan kami perhatikan dan dilakukan perbaikan,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Laporan : 09/PA










































