Scroll untuk baca artikel
FakfakPapua

Kolonel Inf Johanis Victorianus Tethool Resmi Pimpin Korem 182/JO, Gantikan Kolonel Inf Irwan Budiana

×

Kolonel Inf Johanis Victorianus Tethool Resmi Pimpin Korem 182/JO, Gantikan Kolonel Inf Irwan Budiana

Sebarkan artikel ini

ERITAPRESS.ID, FAKFAK|Jabatan Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim (JO) resmi diserahterimakan dari Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., kepada Kolonel Inf Johanis Victorianus Tethool, S.Sos., dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), tradisi satuan pejabat utama, serta Alih Komando dan Pengendalian (Alih Kodal) satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat dalam rangka pembinaan personel, regenerasi kepemimpinan, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas satuan.

Serah terima jabatan ini tidak hanya menjadi momentum peralihan tanggung jawab, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian pejabat lama sekaligus penegasan komitmen pejabat baru dalam melanjutkan tugas organisasi.

Dalam sambutannya, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

“Atas nama pribadi dan selaku Pangdam XVIII/Kasuari, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian dari perjalanan Kodam XVIII/Kasuari. Saya berharap pengalaman selama bertugas dapat menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru,” ungkap Pangdam.

Pangdam juga berpesan kepada para pejabat lama agar senantiasa menjaga nama baik satuan dan mempertahankan silaturahmi yang telah terjalin. Menurutnya, pergantian tempat penugasan bukan berarti memutus ikatan persaudaraan, melainkan bagian dari perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, kepada pejabat baru, Pangdam menekankan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga disiplin, serta meningkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Terkait satuan yang mengalami alih kodal, Pangdam mengingatkan seluruh komandan dan prajurit agar tetap menjaga loyalitas, soliditas, serta memahami mekanisme komando yang berlaku.

“Jangan sampai perubahan organisasi mengurangi semangat, kesiapan, atau kinerja prajurit. Alih kodal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarsatuan, meningkatkan profesionalisme, dan mendukung keberhasilan tugas Kodam XVIII/Kasuari, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun organisasi. Seluruh prajurit diminta berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta senantiasa menunjukkan sikap profesional, dapat dipercaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam kembali menyampaikan terima kasih kepada para pejabat lama atas pengabdian yang telah diberikan dan mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat baru. Ia juga mengingatkan seluruh satuan yang mengalami alih kodal agar terus menjaga soliditas dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, Korem 182/JO kini berada di bawah komando Kolonel Inf Johanis Victorianus Tethool, S.Sos. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu melanjutkan program dan capaian yang telah dirintis sebelumnya, sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pergantian jabatan ini juga diharapkan semakin memperkokoh pelaksanaan tugas pokok Korem 182/JO dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan di wilayah Papua Barat. (IB).