BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Aksi vandalisme terhadap karya mural kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, lukisan mural karya seniman lokal yang berada di kawasan Simpang Charitas, tepatnya di eks rumah makan Sari Bundo, dicoret oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Penanggung jawab seni mural di lokasi tersebut, Febri Zulian Saibul, mengatakan tindakan tersebut sangat disayangkan karena mural tersebut dibuat sebagai upaya memperindah wajah Kota Palembang sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi para seniman.
Menurut Febri, kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi dan aksi serupa mulai marak di beberapa titik di kota ini.
“Hal seperti ini sudah mulai marak di Kota Palembang, dan kebetulan terjadi pada kami yang notabene ingin mempercantik Kota Palembang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa mural yang berada di lokasi tersebut merupakan hasil karya kolaborasi para seniman lokal yang menghabiskan waktu dan tenaga untuk membuat karya seni di ruang publik.
“Namun lukisan dari kawan-kawan seniman Palembang justru dicoret-coret oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.
Atas kejadian itu, Febri akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Laporan itu diterima oleh petugas SPKT dan tercatat pada 26 Maret 2026 pukul 12.42 WIB. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut.
Febri berharap kejadian tersebut dapat menjadi perhatian bersama agar karya seni di ruang publik dapat dijaga dan dihargai, serta tidak dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (*)
Laporan : Andi Nopiansyah

























































