Sumsel

Hadiri Pengajian Ramadhan, Wagub Sumsel Tekankan Nilai Ibadah dan Kebersamaan

×

Hadiri Pengajian Ramadhan, Wagub Sumsel Tekankan Nilai Ibadah dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri Pengajian Ramadhan 1447 H/2026 Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel serta Pemerintah Kota Palembang dan Forkopimda Kota Palembang. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Minggu (15/3/2026).

Pengajian Ramadhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan Pemerintah Provinsi Sumsel selama bulan suci Ramadhan yang bertujuan mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang yang telah menjadi tuan rumah pelaksanaan Pengajian Ramadhan Pemprov Sumsel tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Palembang yang telah berkenan menjadi tuan rumah Pengajian Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Cik Ujang.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pengajian Ramadhan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, momentum bulan suci Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Cik Ujang juga mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kota Palembang bersama seluruh unsur Forkopimda yang terus menjaga stabilitas, keamanan, dan kondusivitas wilayah.

“Sinergi yang solid inilah yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan bukti kecintaan dan ketaatan umat Islam kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.

“Melalui silaturahmi di bulan Ramadhan ini, mari kita bersama-sama menyatukan langkah dan terus memberdayakan umat agar menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan ibadah puasa sebagai sarana pengendalian diri serta peningkatan kesadaran spiritual. Menurutnya, puasa melatih setiap individu untuk menahan emosi dan perilaku negatif sehingga dapat menjadi pribadi yang arif, jujur, dan bermanfaat bagi sesama.

“Marilah kita jadikan Ramadhan sebagai bulan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” tandasnya. (*)