BERITAPRESS.ID, OKU TIMUR | Athra Leonardo Alagan, siswa kelas XI.1, terpilih sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, periode 2026–2027. Ia akan didampingi Jueva Nadia Alriski sebagai wakil ketua.
Pemilihan yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) tersebut diikuti 735 siswa. Kegiatan ini dihadiri Kepala SMAN 2 Martapura Sudaryanti, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran wakil kepala sekolah dan pembina OSIS.
Turut hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sukaji, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Iwan Setiawan, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Redho Oktaviansyah, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Yuniarti, S.Pd., serta Pembina OSIS Tutut Zauziah, S.Pd., M.Pd.
Athra dan Jueva akan menggantikan Ketua OSIS periode 2025–2026, Tio Daffa Aquarista, beserta wakilnya, Hayu Ruci. Pergantian kepengurusan ini menjadi bagian dari regenerasi organisasi siswa sekaligus sarana pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 2 Martapura Sudaryanti mengatakan, pemilihan ketua OSIS diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman siswa mengenai partisipasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam berorganisasi.
“Melalui pemilihan tersebut, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya partisipasi, tanggung jawab, serta kepemimpinan dalam kehidupan berorganisasi,” ungkapnya.
Menurut Sudaryanti, OSIS memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pembentukan karakter siswa.
“Organisasi tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan aspirasi, mengembangkan potensi, serta membangun kerja sama dan kemampuan kepemimpinan di luar kegiatan pembelajaran di kelas,” sambungnya.
Ke depan, program kerja OSIS diarahkan pada penguatan koordinasi antarseksi bidang, peningkatan pelayanan kepada siswa, serta pengembangan kegiatan pendidikan, keagamaan, dan kebangsaan.
Sejumlah kegiatan yang dapat dilaksanakan antara lain pelantikan pengurus OSIS dan ekstrakurikuler, pesantren kilat pada bulan Ramadan, peringatan hari besar keagamaan, serta upacara dan kegiatan untuk memperingati hari besar nasional.
Selain itu, kegiatan olahraga bersama, pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, serta perlombaan akademik dan nonakademik dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, sportivitas, dan kemampuan siswa.
Pelaksanaan program tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, pembagian tugas yang jelas, serta koordinasi antara pengurus OSIS, pembina, dan pihak sekolah. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai tujuan.
Pengurus OSIS juga dituntut menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan. Kerja sama perlu dibangun tanpa membedakan senior dan junior, disertai komunikasi yang santun serta keterbukaan dalam menerima saran dan kritik.
Musyawarah menjadi salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan dan menentukan keputusan organisasi. Melalui proses tersebut, siswa dapat belajar menghargai pendapat orang lain serta mengembangkan sikap demokratis dalam kehidupan berorganisasi.
Laporan : Nurdin, SIP


























