Scroll untuk baca artikel
Press

Tiga Hari Berturut-turut, Bupati Samaun Dahlan Pimpin Langsung Distribusi Air Bersih untuk Warga Fakfak

×

Tiga Hari Berturut-turut, Bupati Samaun Dahlan Pimpin Langsung Distribusi Air Bersih untuk Warga Fakfak

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS. ID, FAKFAK|Pemerintah Kabupaten Fakfak terus bergerak membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Memasuki hari ketiga, Kamis (8/10/2026), Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak kembali melakukan pendistribusian air bersih kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan turun langsung memimpin pendistribusian air bersih tersebut. Selama tiga hari berturut-turut, Bupati bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk memastikan masyarakat mendapatkan pasokan air.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas di sejumlah titik pendistribusian. Warga menyambut kedatangan Bupati Samaun Dahlan dan jajaran pemerintah daerah dengan penuh kegembiraan.

Sejumlah warga bahkan telah menyiapkan berbagai wadah untuk menampung air, mulai dari jerigen, ember, profil tank hingga drum. Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap air bersih di tengah kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam menghadapi kondisi yang dialami masyarakat. Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta mengambil langkah cepat dan nyata agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terpenuhi.

“Pemerintah harus hadir dan turun langsung membantu masyarakat. Kondisi kesulitan air bersih ini benar-benar terjadi di Kabupaten Fakfak, sehingga kita tidak boleh tinggal diam,” tegas Samaun Dahlan.

Menurutnya, pendistribusian air bersih akan terus dilakukan setiap hari selama satu minggu dengan melibatkan seluruh OPD secara bergiliran.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Fakfak terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Setelah pelaksanaan distribusi selama satu minggu, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi untuk melihat perkembangan kondisi di lapangan serta menentukan langkah penanganan selanjutnya.

“Setelah satu minggu kita evaluasi. Dari hasil evaluasi itu, kita akan menentukan langkah berikutnya agar kebutuhan masyarakat dapat terus kita layani,” ujarnya. (IB).