BERITAPRESS, ID FAKFAK/Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Distrik Karas, Kabupaten Fakfak. Sebanyak 12 unit rumah warga ludes dilahap si jago merah, sementara 3 unit lainnya terpaksa dibongkar guna memutus rantai api agar tidak merembet ke area pemukiman yang lebih luas dan Kantor Polsek setempat.
Peristiwa yang terjadi pada senin (26/1/2026) lalu ini mengakibatkan total 15 unit rumah terdampak. Berdasarkan data sementara, tercatat ada 15 Kepala Keluarga (KK) dengan total 51 jiwa yang kehilangan tempat tinggal dan kini membutuhkan bantuan darurat.
Melihat kobaran api yang kian membesar dan mengancam fasilitas publik, anggota TNI, Polri, bersama masyarakat setempat mengambil langkah cepat dan drastis. Dengan peralatan seadanya, mereka bergotong-royong membongkar 3 rumah yang berada di jalur api, 30/1/2026).
Langkah ini dilakukan secara terukur sebagai upaya sekat agar api tidak menjangkau Kantor Polsek Karas dan rumah warga lainnya. Sinergi di lapangan menunjukkan solidaritas yang kuat di tengah situasi krisis.
Anggota DPRK Fakfak asal Distrik Karas, Amin Samay, yang memantau langsung kondisi di lapangan, menyampaikan rasa prihatinnya yang mendalam atas musibah ini. Ia menegaskan akan segera mengawal aspirasi warga agar bantuan dari pemerintah daerah segera tersalurkan.
”Kondisi di lapangan cukup berat, 51 jiwa kehilangan tempat bernaung. Kami mengapresiasi kesigapan aparat dan warga yang berani mengambil tindakan bongkar rumah demi menyelamatkan objek vital seperti Kantor Polsek dan pemukiman lainnya,” ujar Amin Samay.
Smeentara itu Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak telah mengutus tim yang turun dilapangan untuk memberikan sembako kepada para korban tetapi juga mengindentifikasi data yang akurat dan aktual yang melibatkan, BPBD, PUPR2KP, serta Anggota DPRK asal Karas, dan Dinas Soial. (IB).










































