FakfakPapua

Polsek Fakfak Sukses Panen Raya Jagung Hibrida di Lahan Binaan

×

Polsek Fakfak Sukses Panen Raya Jagung Hibrida di Lahan Binaan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, ID FAKFAK/Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengawal ketahanan pangan nasional terus dibuktikan di tingkat akar rumput. Jajaran Polsek Fakfak, di bawah naungan Polres Fakfak, menggelar aksi nyata melalui panen jagung hibrida di sejumlah lahan binaan selama dua hari berturut-turut, Rabu (28/1) hingga Kamis (29/1/2026).

​Kegiatan ini merupakan bagian dari akselerasi program swasembada pangan pemerintah tahun 2026, sekaligus upaya memperkuat ekonomi lokal melalui kemitraan strategis antara aparat keamanan dan kelompok tani.

​Panen dilaksanakan secara bergantian pada beberapa lokasi dengan luas lahan rata-rata 0,25 hektar per titik. Pada hari pertama, fokus panen berada di Kelurahan Wagom dan Kelurahan Dulan Pokpok, Distrik Pariwari. Di dua lokasi ini, kerja keras tim pembina dan petani membuahkan hasil signifikan dengan estimasi produksi mencapai 1.440 kilogram.

​Tak hanya memanen, para personel kepolisian bersama warga juga langsung melakukan pengolahan pasca-panen menggunakan mesin pemipil jagung untuk menjaga kualitas dan mempercepat distribusi hasil bumi.

​Berlanjut pada hari kedua, aksi serupa digelar di Kampung Katemba, Distrik Fakfak Tengah, serta lahan binaan yang terletak di KM 10 Jalan Fakfak–Kokas. Dari lokasi tersebut, tim berhasil mengumpulkan sedikitnya 8 karung jagung berkualitas dengan berat masing-masing 50 kilogram.

​Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E., M.H., melalui Kapolsek Fakfak AKP Slamet Eko Rohmanudin, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran Polri saat ini telah bertransformasi menjadi lebih humanis dan partisipatif.

​”Polri tidak hanya berperan dalam menjaga kamtibmas dan penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak ketahanan pangan. Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKP Slamet Eko.

​Meskipun panen raya telah dimulai, Polsek Fakfak mengonfirmasi bahwa masih terdapat sejumlah lahan binaan lainnya yang akan dipanen dalam waktu dekat. Perbedaan waktu tanam membuat beberapa lahan diperkirakan baru siap panen dalam dua minggu ke depan.

​Langkah konsisten Polsek Fakfak ini diharapkan menjadi stimulus bagi masyarakat dan kelompok tani di Kabupaten Fakfak untuk lebih produktif dalam mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif, demi mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Papua Barat. (IB).