FakfakPapua

Tangis Haru Sambut Kehadiran Pemkab Fakfak di Lokasi Kebakaran Karas

×

Tangis Haru Sambut Kehadiran Pemkab Fakfak di Lokasi Kebakaran Karas

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, ID FAKFAK/Aksi kemanusiaan ditunjukkan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak merespons cepat musibah kebakaran hebat yang melanda Kampung Malakuli, Distrik Karas, pada Senin (26/1/2026) malam. Sebanyak 15 unit rumah warga terdampak, meninggalkan duka mendalam bagi 15 Kepala Keluarga (KK) dengan total 51 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.

​Kebakaran yang terjadi di tengah malam tersebut menghanguskan sedikitnya 12 unit rumah. Guna mencegah api merambat lebih luas ke pemukiman warga lainnya serta Kantor Polsek setempat, masyarakat bersama aparat TNI/Polri terpaksa membongkar 3 unit rumah lainnya. Total 15 rumah kini menjadi puing dalam peristiwa memilukan tersebut, (28/1/2026).

​Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Samaun Dahlan Donatus Nimbitkendik, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas PUPR2KP, Dinas Sosial, serta Anggota DPRK asal Karas langsung bertolak menuju lokasi pada Selasa pagi. Menggunakan longboat milik Pemerintah Daerah, tim menempuh perjalanan selama 1 jam 15 menit mengarungi lautan lepas demi memastikan bantuan tiba tepat waktu di tangan masyarakat.

​Kedatangan tim disambut dengan isak tangis oleh para korban yang kini mengungsi. Suasana haru semakin memuncak saat Kepala Distrik Karas, Lut M. Kamudi, tak kuasa menahan air mata saat menemui warganya.

​”Kita harus sabar menghadapi ujian ini. Pemerintah hadir di sini untuk memastikan saudara-saudara sekalian tidak sendirian,” ujar Lut M. Kamudi di hadapan para korban.

​Kepala BPBD Kabupaten Fakfak, Samad Hatala, menegaskan bahwa kehadiran tim tidak hanya untuk menyerahkan bantuan logistik (sembako), tetapi juga melakukan identifikasi data yang akurat dan aktual sebagai dasar penanganan jangka panjang.

​Berdasarkan hasil pemetaan (mapping), Samad menjelaskan bahwa Distrik Karas merupakan wilayah yang masuk dalam zona rawan bencana tahunan. Beberapa poin penting terkait kondisi wilayah Karas antara lain:

  • ​Kerentanan Tinggi: Sering terdampak angin kencang dan ombak besar.
  • ​Ancaman Alam: Gelombang tinggi dan abrasi pantai yang berulang setiap tahun.
  • ​Evaluasi Teknis: Data dari lapangan akan segera dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi hunian warga.

​Sementara itu Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak Baharudin Lahadali, melalui Kabid Perumahan Dikson Iha Menyampaikan, dengan adanya peristiwa kebaran ini Pemerintah Daerah hadir untuk melakukan identifikasi sesuai perintah Bupati dan Wakil Bupati untuk OPD teknis menangani sesuai bidang masing-masing.

Kemudian hasil ini akan kami sampaikan ke pada pimpinan untuk mendapatkan petunjuk, tapi yang jelas kehadiran kami hari ini untuk memberikan suport dan semangat kepada saudara-saudara, Kata Dikson.

Warga terdampak menaruh harapan besar agar Pemerintah Daerah segera memberikan bantuan perbaikan rumah sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan normal. Tim gabungan berkomitmen akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana ini hingga tuntas. (IB).