Ngakak

“Pasir Silika & Krisis Chip, Indonesia Bisa Jadi Raja Chip”

×

“Pasir Silika & Krisis Chip, Indonesia Bisa Jadi Raja Chip”

Sebarkan artikel ini

PASIR silika dan krisis chip global bisa jadi kombinasi emas yang membawa Indonesia jadi raja di industri semikonduktor. Nggak nyanka kan! ternyata butiran pasir sederhana itu bisa mengangkat nama bangsa di peta teknologi dunia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam keterangan resmi di laman komdigi bilang simpel “Kita masuk dulu ke rantai pasokan global. Dari situ daya tawar Indonesia akan tumbuh.”

Artinya, jangan cuma jadi tukang rakit gadget murah, tapi mulai bikin chip yang bisa bikin negara lain ngiler.

Sebab, krisis chip global lagi bikin negara-negara berebut stok, sementara Indonesia duduk manis dengan cadangan pasir silika melimpah.

Momentum kayak gini jarang banget! Misalnya AI makin berkembang, kebutuhan wafer naik drastis, tapi banyak negara kekurangan bahan. Indonesia? ya nyatai aja, tinggal angkat tangan sambil bilang, “Jangan khawatir, kita ada nih!.”

Namun ini bukan sekadar jual bahan mentah. Pemerintah paham, kalau cuma tenaga kerja murah doang, dampaknya kecil.

Yang jelas, pasti  dikejar itu, transfer teknologi. Biar industri Nasional nggak cuma ikut-ikutan, tapi bisa main cantik di level global.

Oleg sebab itu, kebijakan TKDN minimal 35% jadi senjata, produk gadget lokal harus pakai komponen dalam negeri. Jadi, rantai pasok lokal makin kuat, ekonomi masyarakat ikut tumbuh.

Peluang ini sepertinya dapet durian runtuh di tengah hujan lebat, harus siap, cepat ambil, dan jangan sampai busuk sebelum dimakan.

Apalagi, Indonesia punya modal alam, posisi netral geopolitik, dan momentum krisis chip global. Tinggal gimana strategi, inovasi, dan kerja sama dengan mitra asing.

Kalau benar, dampaknya wah… bisa luas, karena lapangan kerja, transfer teknologi, sampai bikin negeri ini naik kelas di dunia teknologi.

Jadi, pertanyaannya, apakah kita cuma mau jadi penonton sambil bilang “wah, keren ya chip itu” atau mau ikut main dan bikin chip sendiri?

Ingat pepatah “Tak ada rotan, akar pun jadi.”

Indonesia punya rotan pasir silika, yuk kita bikin industri semikonduktor sendiri!

Makanya kalau begitu saat ini Indonesia lagi pegang kartu emas di tangan, karena bahan baku seperti pasir silika, posisi strategis, dan momentum krisis chip global.

Kalau dimanfaatkan dengan strategi cerdas, negeri ini bisa naik kelas dari sekadar perakit gadget jadi pemain utama industri semikonduktor Indonesia.

Moral ceritanya? Jangan anggap remeh ternyata butiran pasir kecil itu, karena dari hal sederhana bisa melahirkan manfaat yang besar. (***)/one