BERITAPRESS, ID FAKFAK/Perum Bulog menjamin ketersediaan stok beras bagi masyarakat tetap aman dan terjaga. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak perlu melakukan aksi borong karena pemerintah memberikan jaminan bahwa pasokan akan selalu tersedia di pasar, (28/1/2026).
Bulog terus berupaya memperluas jangkauan distribusi beras medium melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Fokus utama saat ini adalah memastikan beras berkualitas dengan harga terjangkau dapat diakses hingga ke 17 distrik, termasuk wilayah-wilayah terluar.
Kepala Bulog Kabupaten Fakfak Ibrahim Wairoy, kepada media ini menjelaskan bahwa dalam upaya menjangkau daerah terpencil, Bulog telah menjalin kerja sama strategis dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi logistik ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau secara geografis.
”Kami berupaya agar beras SPHP ini bisa menjangkau seluruh distrik. Saat ini, wilayah yang sudah terjangkau salah satunya adalah Bomberay. Kami juga membuka peluang bagi mitra-mitra lokal di tiap daerah untuk bergabung membantu penyaluran pasokan ini,” ujarnya.
Meski target distribusi mencakup 17 distrik, Bulog mengakui masih terdapat tantangan besar dalam menyentuh wilayah tertentu seperti Distrik Karas. Kendala utama terletak pada tingginya biaya transportasi laut dan darat yang masih mengikuti harga pasar.
”Untuk daerah seperti Karas, biaya angkutnya cukup tinggi. Sementara itu, beras SPHP memiliki aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ketat. Kami sedang mencari pola distribusi yang paling tepat agar harga di tingkat konsumen tetap stabil,” tambahnya.
Sebagai solusi jangka panjang, Bulog berharap dapat memaksimalkan penggunaan transportasi perintis atau kapal yang disubsidi pemerintah. Hal ini dinilai mampu menekan biaya angkut sehingga masyarakat di wilayah terluar bisa menikmati harga beras yang sama dengan masyarakat di perkotaan.
Dengan stok yang melimpah dan sistem distribusi yang terus diperbaiki, Bulog optimis ketahanan pangan di seluruh wilayah akan tetap kokoh di tengah fluktuasi harga pasar global. (IB).










































