BERITAPRESS, ID FAKFAK/Aksi tanggap darurat langsung ditunjukkan oleh Kodim 1803/Fakfak menyusul musibah kebakaran hebat yang melanda RT 04 Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Selasa dini hari (27/01/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menginstruksikan jajaran Babinsa untuk segera terjun ke lokasi guna membantu proses evakuasi dan penanganan warga terdampak.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.30 WIT. Saksi mata, Bapak Abdul Latif Patiiha, melaporkan melihat kobaran api besar disertai asap tebal yang bersumber dari sebuah bangunan yang difungsikan sebagai mes pelajar.
Dikarenakan material bangunan yang mudah terbakar, api merambat dengan sangat cepat. Pada pukul 00.50 WIT, si jago merah mulai menghanguskan rumah-rumah warga di sekitarnya. Masyarakat Kampung Malakuli secara gotong royong berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dijinakkan pada pukul 05.00 WIT.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil dilaporkan sangat besar. Tercatat sebanyak 11 rumah warga hangus terbakar hingga menyisakan rangka. Berikut adalah daftar pemilik rumah yang terdampak:
- Alex Patikawa, Yonas Lalonlun, dan Yakob Birawa.
- Jailani Patiiha, Hayatu Adipasa, dan Petrus Batman Lussy.
- Igo Rumbati, Ibu Jana, Ali Batman Lussy, Yohnas, serta Abdul Latif Patiiha.
Pihak Polsek Karas telah tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIT untuk memasang garis polisi guna pengamanan TKP dan penyelidikan. Berdasarkan keterangan sementara dari warga, kebakaran diduga dipicu oleh penggunaan lampu pelita dan kompor di salah satu rumah warga.
Dandim 1803/Fakfak menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah kewajiban, terutama saat terjadi bencana.
”Kami telah instruksikan Babinsa di wilayah Karas untuk memberikan pendampingan penuh, membantu evakuasi barang-barang yang tersisa, serta berkoordinasi dengan pemerintah kampung terkait kebutuhan darurat para korban,” ujar Letkol Inf Wahlin Rahman. (IB).










































