Ngakak

Karbon Biru Indonesia, Mangrove Bisa Selamatkan Dunia?

×

Karbon Biru Indonesia, Mangrove Bisa Selamatkan Dunia?

Sebarkan artikel ini

KARBON biru Indonesia mangrove adalah penyelamat diam-diam pesisir kita. Pohon-pohon ini menyimpan sekitar 17% karbon biru global, menjaga tanah tetap stabil, laut sehat, dan iklim tetap adem.

Misalnya, mangrove bekerja nonstop seperti manajer proyek top tanpa gaji, tanpa libur, tapi manfaatnya terasa sampai atmosfer global!

Misalnya juga laut itu lagi scroll di TikTok, gelombangnya naik turun, ikan-ikan pada bete, dan sampah plastik beterbangan. Tapi di tepi pantai, mangrove Indonesia lagi sibuk kayak manajer proyek top nyerap karbon, lindungi pesisir, dan jaga iklim tetap stabil.

Faktanya, Indonesia menyimpan sekitar 17% karbon biru global. Hampir seperenam cadangan karbon biru dunia ada di halaman rumah kita sendiri tanpa kita bayar listrik atau sewa. Kalau karbon biru itu kue ulang tahun, Indonesia kebagian potongan besar. Mantap kan?

Menteri Trenggono sempat bilang di WEF 2026, Davos  laut kita lagi “panas, stok ikan menipis, sampah numpuk.” Tapi mangrove? Santai. Mereka kerja keras menahan abrasi, menyaring karbon, dan menjaga ekosistem pesisir tetap aman. Bisa dibilang, mereka ini “penjaga hijau” yang selalu stand by.

Mangrove bukan cuma pohon. Mereka menahan gelombang, menjaga oksigen tetap mengalir, dan stabilkan tanah pesisir. Jadi kalau kamu pikir mangrove cuma pajangan Instagram, salah besar. Mereka itu powerbank hijau yang bikin bumi tetap on 24/7.

Tapi jangan cuma kagum dari jauh. Kita juga harus turut andil kurangi sampah plastik, ikut program konservasi pesisir, dan dukung ekonomi biru berkelanjutan.

Laut diam, tapi kalau kita cuek, dia bakal balas dendam lewat cuaca ekstrem. Misalnya tsunami atau banjir, laut nggak pakai ngomel, langsung tunjukin power-nya.

Selain itu, ekosistem pesisir Indonesia adalah cadangan karbon biru terbesar kedua di dunia. Fakta ini nyata dan bisa menyelamatkan iklim global. Setiap pohon mangrove yang ditanam itu ibarat “badge hero” buat bumi. Kalau mau pamer, boleh, tapi jangan cuma selfie tanam juga.

Mangrove ini nggak pernah minta pujian. Mereka kerja diam-diam, tapi manfaatnya terasa sampai atmosfer global. Kalau bumi ini manusia, mangrove itu teman yang setia selalu ada, nggak rewel, tapi kalau hilang, baru kita panik.

Mangrove juga menyimpan karbon dalam tanah dan akar-akarnya. Mereka diam tapi efektif. Bisa dibilang, mangrove itu “ATM hijau” yang menyimpan cadangan karbon untuk masa depan.

Satpam alam

Selain menyelamatkan iklim, mangrove melindungi habitat ikan, kepiting, dan burung pesisir. Tanpa mereka, rantai makanan laut bakal kacau, dan manusia pasti ikut terdampak.

Mangrove juga punya peran penting dalam mitigasi bencana. Mereka menahan gelombang pasang, mengurangi risiko banjir, dan meredam erosi pantai. Jadi kalau kamu pernah lihat mangrove tegak saat hujan badai, mereka seperti satpam alam yang setia.

Tapi ancaman tetap ada reklamasi pantai, penebangan liar, sampah plastik, dan perubahan iklim. Jika mangrove hilang, dampaknya bukan cuma lokal, tapi global. Laut makin panas, ikan berkurang, karbon naik, dan bumi… ya, bete berat.

Di sisi ekonomi, mangrove mendukung ekonomi biru berkelanjutan. Budidaya perikanan ramah lingkungan, ekowisata pesisir, sampai perlindungan pulau-pulau kecil jadi sumber pendapatan masyarakat tanpa merusak alam. Mangrove ini bukan cuma hijau ekologis, tapi juga hijau ekonomi.

Mereka juga menyaring limbah dan polusi. Akar-akar mangrove seperti filter alami, menyaring sisa sampah yang terbawa arus. Jadi kalau kamu mikir filter air mahal, mangrove gratis tapi super efektif.

Setiap hektare mangrove menyerap karbon jauh lebih banyak dibanding hutan daratan. Kalau ada yang bilang “tanam pohon aja cukup” tunjukin mereka mangrove Indonesia. Dijamin langsung terdiam.

Mangrove juga jadi rumah bagi berbagai burung, kepiting, dan ikan kecil. Kota mini ini tetap aman, rantai makanan terjaga, dan ekosistem tetap seimbang.

Kalau dipikir-pikir, mangrove itu penjaga hijau yang kerja nonstop, nggak minta gaji, tapi hasilnya terasa global. Jadi kalau mau iklim aman dan laut sehat, jangan cuma scroll TikTok ayo ikut bertindak!

Mangrove Indonesia bukan cuma pajangan lucu, tapi penyelamat dunia diam-diam. Rawat mereka, dukung konservasi, dan ikut ekonomi biru berkelanjutan.

Seperti pepatah “Menanam pohon hari ini, menyelamatkan dunia esok hari.”

Bumi cuma satu, mangrove cuma satu, dan karbon biru Indonesia adalah aset dunia. Pilih bikin mereka tersenyum atau nangis? (***)/one