BERITAPRESS, ID FAKFAK/Ancaman abrasi akibat pasang surut air laut di wilayah pesisir Kabupaten Fakfak terus menjadi perhatian serius. Merespons kondisi tersebut, Babinsa Koramil 1803-04/Karas bersama warga RT 04 Kampung Malakuli, Distrik Karas, melaksanakan aksi nyata melalui Karya Bakti pembangunan talud pantai, Jumat (23/1/2026).
Pembangunan talud ini difokuskan di area pemakaman umum guna mencegah kerusakan lebih lanjut akibat hantaman gelombang laut yang kian meningkat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh tiga personel Babinsa, yakni Serma Muksin, Serka Iwaa, dan Sertu Asmin Daeng.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar pengamanan wilayah, melainkan juga solusi atas kendala infrastruktur dan alam yang dihadapi warga. Serma Muksin menjelaskan bahwa pembangunan talud ini merupakan langkah preventif yang mendesak.
”Kami hadir untuk membantu masyarakat mengatasi kesulitan yang ada. Pembangunan talud ini diharapkan dapat melindungi area kuburan dari abrasi, sehingga memberikan rasa aman bagi ahli waris dan warga sekitar,” ujar Serma Muksin di sela-sela kegiatan.
Selain fungsi fisik sebagai penahan ombak, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.
Masyarakat Kampung Malakuli tampak antusias bahu-membahu bersama para Babinsa mengangkut material dan menyusun struktur talud. Sinergi ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga kesejahteraan dan kelestarian lingkungan di wilayah Distrik Karas.
Dengan adanya talud baru ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem pesisir semakin meningkat, sekaligus memastikan situs-situs penting seperti area pemakaman tetap terjaga dari ancaman perubahan iklim dan abrasi pantai. (IB).










































