BERITAPRESS, ID FAKFAK/Langit Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, berubah menjadi kanvas cahaya saat jarum jam menyentuh angka 00.00 WIT, Rabu (1/1/2026).
Perayaan pergantian tahun dari 2025 menuju 2026 di Kota Pala Fakfak ini berlangsung meriah, dipusatkan di Jalan Reklamasi Dr Salasa Namudat.
Ribuan warga tampak memadati area publik untuk menyaksikan atraksi kembang api yang menyala serentak dari berbagai penjuru kota. Dentuman kembang api yang bersahut-sahutan memecah kesunyian malam, menciptakan pemandangan spektakuler di atas kota yang dijuluki “Kota Pala” tersebut.
Meskipun perayaan berlangsung semarak, momen ini sedianya diiringi oleh imbauan dari pemerintah setempat. Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan seruan agar masyarakat membatasi penggunaan petasan dan kembang api sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana alam di Aceh dan Sumatra.
Namun, bagi sebagian besar warga FakFak, malam pergantian tahun tetap menjadi momentum yang tak tergantikan. Selain menikmati kembang api, masyarakat mengisi malam tersebut dengan berbagai kegiatan positif, mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga makan malam bersama kerabat terdekat.
Tidak hanya sekadar pesta pora, pergantian tahun ini juga dimaknai oleh banyak warga sebagai momen refleksi diri. Di tengah hiruk-pikuk perayaan, terselip harapan agar tahun 2026 membawa perubahan yang lebih baik, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
”Ini adalah waktu untuk melihat kembali apa yang sudah kita lalui sepanjang 2025 dan melangkah dengan semangat baru di 2026,” ujar salah satu warga yang ikut merayakan di Pantai Reklamasi. (IB).








































