BERITAPRESS, ID FAKFAK/Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun anggaran mendatang.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyatakan bahwa sektor UMKM merupakan kunci utama dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara luas.
”UMKM harus kita hidupkan. Jika sektor ini senang dan bergerak, maka otomatis ekonomi masyarakat secara luas akan ikut terangkat,” ujar Bupati Samaun, (31/12/2025).
Langkah penguatan ekonomi ini diambil di tengah tantangan fiskal yang cukup berat. Pemerintah Daerah dihadapkan pada penurunan dana transfer pusat sebesar kurang lebih Rp 91 miliar. Kendati demikian, Bupati memastikan bahwa sektor-sektor mendasar seperti kesehatan dan pendidikan tidak akan dikesampingkan.
Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupatem Fakfak telah menyiapkan sejumlah terobosan besar untuk tahun 2026, di antaranya:
- Penambahan Dokter Spesialis: Fokus pada pengadaan dokter spesialis jantung dan mata guna meningkatkan kualitas layanan lokal.
- Kemandirian RSUD: Pengembangan layanan medical check-up mandiri di RSUD Fakfak agar masyarakat tidak perlu lagi melakukan rujukan ke luar daerah.
- Kelanjutan Program Sosial: Mempertahankan program makan gratis bagi pasien dan pendamping di Rumah Sakit. Program ini tercatat telah melayani lebih dari 23 ribu orang sepanjang tahun 2025.
Sementara itu, di sektor pendidikan, Bupati berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap sistem distribusi beasiswa. Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyaluran lebih transparan dan benar-benar tepat sasaran bagi putra-putri daerah yang membutuhkan.
Menutup pernyataannya, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPRD Kabupaten Fakfak atas kerja sama yang solid sehingga penetapan APBD 2025 dapat terlaksana tepat waktu.
Ia juga memberikan penghargaan kepada jajaran Forkopimda, TNI-Polri, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak yang telah berdedikasi menjaga stabilitas keamanan dan kualitas pelayanan publik hingga penghujung tahun.
”Sinergitas ini adalah modal utama kita untuk membangun Fakfak yang lebih baik meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (IB).








































