BERITAPRESS.ID, LAHAT | Sebagian masyarakat di Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, berharap besar agar Pemerintah Kabupaten Lahat segera melakukan peningkatan dan perbaikan bangunan Puskesmas Pajar Bulan yang melayani 20 desa. Kondisi fasilitas rawat inap saat ini dinilai “kurang layak.”
Bangunan puskesmas yang sudah tua, bekas eks-pustu, serta minim fasilitas menjadi perhatian utama warga yang sangat bergantung pada layanan kesehatan dasar tersebut.
Dari pantauan awak media saat investigasi langsung di lapangan, tampak beberapa bagian bangunan mulai rusak, seperti atap yang bocor saat hujan, dinding retak, serta ruang pelayanan yang sempit. Menurut salah satu masyarakat setempat, Faisol, pihaknya berharap adanya perhatian dari instansi terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Lahat.
“Puskesmas ini satu-satunya di daerah kami, tapi kondisinya sudah memprihatinkan. Sudah saatnya dilakukan perluasan dan perbaikan, alat-alat kesehatan juga terbatas,” ujar salah satu warga dan dibenarkan oleh beberapa warga lainnya yang sering berobat di Puskesmas tersebut, Senin (1/12/2025).
Warga berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Sumsel segera menindaklanjuti keluhan ini demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat. Mereka khawatir kondisi bangunan yang memprihatinkan dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pasien maupun tenaga medis.
Media Beritapress.id menghubungi Miko, Ketua Forum Kades Kecamatan Pajar Bulan. Ia mengatakan bahwa seluruh kepala desa di wilayah tersebut mendukung dan siap bekerja sama untuk menyukseskan pengajuan pembangunan puskesmas rawat inap.
“Karena memang sudah layak, dan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Kecamatan Pajar Bulan dan sekitarnya seperti masyarakat Kecamatan Suka Merindu, tentu ditunjang dengan tenaga medis yang proporsional serta peralatan yang menunjang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Pajar Bulan, Zamhari, SKM, M.Kes., saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa saat anggota DPRD melaksanakan reses, pihaknya telah mengusulkan perbaikan dan peningkatan pembangunan gedung puskesmas. Eks kantor kecamatan dinilai sudah bisa digunakan untuk perluasan fasilitas.
“Pelayanan kesehatan pada masyarakat itu sangat utama, apalagi kalau puskesmas ini sudah dibangun dengan fasilitas yang menunjang dan dapat melayani pasien rawat inap. Kalau bisa di puskesmas, kenapa harus dirujuk ke rumah sakit (RS),” pungkasnya.
Laporan : 09/PAI










































