Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri di Unsri Terima 3.069

×

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri di Unsri Terima 3.069

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, PALEMBANG | Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali mencatatkan sejarah dengan menerima 3.069 mahasiswa baru melalui jalur mandiri pada tahun akademik 2024. Dengan persaingan yang ketat, Unsri terus menunjukkan komitmennya untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 8 Juli 2024, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwigyo, M.Agr, memaparkan hasil penerimaan mahasiswa baru. Tidak hanya jalur mandiri, Unsri juga berhasil menjaring 1.683 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 3.938 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Perubahan Kebijakan: Menyaring yang Terbaik

Tahun ini, penerimaan mahasiswa baru diatur lebih ketat dengan aturan baru yang diterapkan melalui Permendikbudristek No 62 tahun 2023. Aturan tersebut melarang siswa yang telah lulus seleksi SNBP atau SNMPTN pada tahun-tahun sebelumnya untuk mendaftar kembali melalui SNBT atau jalur mandiri di PTN manapun.

“Aturan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih adil bagi semua calon mahasiswa dan memastikan bahwa yang diterima benar-benar berkomitmen untuk melanjutkan studi di PTN yang dituju,” ujar Prof. Rujito.

Proses Seleksi yang Ketat

Proses seleksi jalur mandiri yang dimulai sejak 13 Juni 2024 ini mendapat sambutan yang luar biasa. Dari 7.140 pendaftar, sebanyak 93,7 persen hadir mengikuti ujian seleksi. Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Teknik menjadi favorit para pendaftar, mencerminkan minat tinggi terhadap bidang-bidang tersebut.

Tahapan Setelah Seleksi

Bagi mereka yang dinyatakan lulus, perjalanan belum berakhir. Calon mahasiswa harus mengikuti serangkaian tahapan registrasi yang mencakup pencetakan dan pengunggahan biodata, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta tes kesehatan. “Tes kesehatan termasuk tes urin untuk mendeteksi narkoba. Jika terbukti positif, sesuai aturan, mahasiswa tersebut akan dikeluarkan,” tegas Prof. Rujito.

Fakultas Favorit: Kompetisi Ketat

Fakultas Kedokteran, khususnya program studi Pendidikan Dokter Gigi, hanya menyediakan 20 kursi, sementara pendaftar pilihan pertama mencapai 614 orang. Hal serupa terjadi di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik, menunjukkan betapa ketatnya persaingan masuk ke program-program favorit ini.

Setelah calon mahasiswa baru dinyatakan lulus seleksi mandiri maka tahapan selanjutnya jadwal kegiatan registrasi.8-13 Juli 2024 pencetakan dan pengunggahan biodata melalui http://reg.unsri.ac.id, selanjutnya 8-13 Juli 2024 pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Kemudian, pada 15-18 Juli 2024 Pemeriksaan kesehatan dan pengambilan KPM, selanjutnya pengunggahan dokumen.

Dari ribuan pendaftar itu, Fakultas Kedokteran program studi (prodi) Pendidikan Dokter Gigi kuotanya 20 orang, sedangkan pendaftar pilihan 1 ada 614 orang, pilihan 2 ada 246 orang, dan pilihan 3 ada 38 orang. Kemudian, Fakultas Ekonomi prodi Manajemen dari kuota 69 yang diterima, pendaftar pilihan 1 ada 406 orang, pilihan 2 ada 436 orang dan pilihan 3 ada 291 orang. Selanjutnya Fakultas Teknik dengan prodi Teknik Pertambangan dari kuota 38 yang diterima, pilihan 1 ada 524 orang, pilihan 2 ada 169 orang dan pilihan 3 ada 218 orang.

Menuju Masa Depan yang Cerah

Dengan berbagai tantangan dan proses seleksi yang ketat, Unsri berupaya memastikan bahwa mahasiswa yang diterima adalah mereka yang siap menghadapi tantangan akademis dan berkomitmen penuh terhadap pendidikan mereka. “Kami berharap, dengan proses seleksi yang ketat ini, Unsri dapat mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tutup Prof. Rujito.

“Bagi yang lulus tapi tidak daftar ulang maka kursinya tetap kosong, termasuk yang mengundurkan diri tidak ada pengganti jadi kursinya tetap dibiarkan kosong,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Humas SNPMB Unsri, Prof. Zulkifli Dahlan menambahkan, bagi yang diumumkan lulus calon mahasiswa harus melakukan tes kesehatan. “Kalau terbukti menggunakan narkoba maka akan digugurkan,” pungkasnya.

Dengan semangat baru dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Sriwijaya siap menyambut mahasiswa baru yang akan membawa perubahan positif di masa depan. (Mira)